AYOJAKARTA.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan buka suara terkait soal janji tidak akan nyapres.
Untuk diketahui, Anies Baswedan bakal mencalonkan diri dalam Pilpres 2024 mendatang.
Keputusan Anies Baswedan bakal mencalonkan diri dalam Pilpres 2024 itupun mengundang beragam komentar.
Baca Juga: Anies Baswedan Blak-blakan Opininya Tentang Seorang Pemimpin, Tak Harus Jadi Presiden?
Apalagi ramai dikabarkan jika Anies Baswedan pernah mengutarakan janji bahwa dirinya tidak akan maju Pilpres 2024 apabila Prabowo Subianto juga mencalonkan diri.
Terbaru, Prabowo Subianto menyatakan bahwa dirinya siap melanjutkan kepemimpinan Jokowi saat didatangi oleh ormas Prabowo Mania 08 di kediamannya.
“Saya berniat untuk meneruskan (kepemimpinan Jokowi) agar Indonesia kuat, Makmur, dan jaya,” tutur Prabowo.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Anies Baswedan pada Senin (20/2/23), Anies lantas buka suara perihal janji yang ternyata membuat masyarakat salah paham saat ini.
Anies Baswedan menuturkan bahwa benar iya berjanji untuk fokus pada jabatannya saat itu sebagai Gubernur Jakarta.
Dalam arti selama mengemban jabatan tersebut ia memang tidak akan toleh kanan kiri termasuk maju Pilpres.
“Sebenarnya sangat sederhana, saya sampaikan pada waktu mulai bekerja bahwa saya akan fokus di Jakarta 5 tahun dan sesudah Pilkada 2017, itu ada Pilpres 2019,” ungkap Anies Baswedan.
“Jadi saya sampaikan saya tidak akan tengok kanan kiri, saya akan full lima tahun di Jakarta, karena itu saya tidak akan mengikuti Pilpres,” imbuhnya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut lantas menegaskan, bahwa ia tidak tahu apa yang akan terjadi usai dirinya menyelesaikan jabatan Gubernur selama 5 tahun.
Baca Juga: Makin Populer, Elektabilitas Prabowo Subianto Kalahkan Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan!
“Walaupun ibu Merry kalau ingat ya pada saat debat pertama, debat calon gubernur loh, pertanyaan pertama dari Panelis begini, pak Anies apakah bapak akan maju Pilpres atau tidak? Loh ini lagi debat Gubernur ditanyain Pilpres.
Saya bilang no saya akan di Jakarta dan itu rekamannya ada namanya juga debatkan dan sesederhana itu,” jelas Anies.
“Tuntaskan 5 tahun sesudah itu kita tidak tahu apa lagi yang akan terjadi. Saya tidak tahu apakah saya akan kembali mengajar, apakah saya akan meneruskan di pemerintahan kalau meneruskan pemerintahan apakah tetap di Jakarta? Apakah untuk tugas yang berbeda?” lanjutnya.
Anies kemudian menegaskan kembali jika komitmennya memimpin Jakarta selama 5 tahun tersebut sungguh-sungguh ia pegang.
“Jadi, kita komit 5 tahun dan komitmen itu saya pegang. Jadi Ketika ditahun 2028, saya diajak untuk menjadi Wakil pasangannya Pak Prabowo saya sampaikan juga kepada beliau Pak Prabowo terima kasih atas undangannya, ini sebuah kehormatan tetapi saya punya komitmen untuk menyelesaikan di Jakarta selama 5 tahun,” ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, “Jadi saya rasa itu dan memang kuncinya adalah menyelesaikan janji dengan warga Jakarta karena janji saya dengan warga Jakarta.”
Penjelasan Anies Baswedan tersebut seolah menegaskan bahwa benar dirinya pernah berjanji untuk tidak nyapres namun bukan karena Prabowo juga nyapres.
Akan tetapi karena saat itu ia berkomitmen untuk menyelesaikan masa jabatannya sebagai Gubernur Jakarta.***

Share this article
Klarifikasi Anies Baswedan soal janji jika Prabowo Subianto maju Pilpres ia tak akan maju, ternyata dulu fokus dengan jabatan Gubernut.