AYOJAKARTA.COM - Sosok Anies Baswedan dan Prabowo Subianto masih terus ramai jadi bahan perbincangan publik.
Anies Baswedan dan Prabowo Subianto mendadak ramai diperbincangkan usai kabar adanya perjanjian politik diantara keduanya mencuat ke publik.
Sebelumnya perjanjian politik antara Anies Baswedan dan Prabowo Subianto tersebut diungkap oleh Menparekraf Sandiaga Uno.
Terbaru, dikutip AyoJakarta.com dari laman Suara.com pada Rabu (8/2/2023), Fadli Zon selaku Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra juga mengungkap titik terang soal perjanjian politik Anies-Prabowo tersebut.
Dalam artikel Suara.com berjudul, “Ada 7 Janji Anies Baswedan Pada Prabowo Subianto Dibongkar Fadli Zon, Soal Pilpres 2024 Ternyata Ini”, Fadli Zon menuturkan jika dirinyalah yang menyusun dan menulis perjanjian tersebut pada tahun 2017 silam.
Fadli Zon juga menegaskan jika hal-hal yang termuat dalam perjanjian tersebut sepenuhnya hanya soal pilkada.
Keseluruhan tujuh poin perjanjian antara Anies Baswedan dan Prabowo Subianto tidak ada yang membahas soal Pemilihan Presiden 2024.
Kemudian apakah di dalam perjanjian tersebut juga termuat soal utang piutang sebesar Rp50 miliar antara Anies Baswedan dengan Sandiaga Uno, Fadli Zon menyatakan bahwa ia tidak mengetahui soal tersebut.
“Oh kalau itu ada, ada. Kebetulan saya mendraft, saya menulis, dan ada tujuh poin. Kalau itu urusannya, urusan Pilkada,” ungkap Fadli Zon.
Ia juga menambahkan, “Ya kan ada beberapa yang saya tahu. Pada waktu awal itu, saya yang mendraft perjanjian untuk Pilkada DKI.”
Diketahui Anies Baswedan telah meneken sebuah perjanjian dengan Prabowo Subianto sekitar tahun 2017 silam.
Di mana dalam perjanjian tersebut, dikabarkan salah satu poinnya adalah Anies memiliki kewajiban untuk mendukung Prabowo saat Pilpres.
Namun melalui Juru Bicara yakni Sudirman Said, pihak Anies Baswedan membantah soal adanya perjanjian politik antara ia dengan Prabowo Subianto.
Selain Sandiaga Uno, kabar adanya perjanjian politik antara Anies dan Prabowo tersebut juga diungkap oleh Wakil Ketua Umum Golkar, Erwin Aksa .
Keponakan Jusuf Kalla tersebut bahkan mengaku melihat sendiri perjanjian tersebut pasalnya ia terlibat sebagai tim sukses saat Anies dan Sandiaga Uno maju Pilkada 2017.***