AYOJAKARTA.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah resmi dicalonkan sebagai Capres 2024 mendatang.
Anies Baswedan diusung oleh Partai NasDem yang kini juga mendapat dukungan dari Partai Demokrat dan PKS.
Anies Baswedan pun kini rupanya disibukkan dengan kegiatan safari politik jelang Pilpres 2024.
Lantas benarkah kehadiran Anies Baswedan di Pilpres 2024 ini menjadi ancaman serius bagi Prabowo Subianto?
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Hersubeno Point pada Rabu (8/2/2023), Wartawan Senior dari Forum News Network (FNN) Hersubeno Arief menilai bahwa pencalonan Anies Baswedan di Pilpres mendatang ini menjadi ancaman serius bagi Prabowo Subianto.
"Dengan munculnya Anies maka peluang Prabowo memenangkan Pilpres 2024 ini menjadi sangat berat," kata Hersubeno Arief.
Jika nantinya Prabowo akan kembali kalah di Pilpres 2024, Ketua Umum Gerindra itu, kata Hersubeno Arief, harus menelan kenyataan pahit.
Hersubeno mengatakan bahwa Prabowo harus kembali kalah dengan status 'Hattrick Kekalahan' bahkan sampai empat kali jika dihitung dari 2009.
"Prabowo terancam untuk ketiga kalinya 'Hattrick' kekalahan pilpres kalau ditambah dengan Pilpres 2009 saat dia maju jadi cawapres Megawati maka jadi 4 kali Prabowo gagal." katanya.
Lebih lanjut, Hersubeno menduga apa yang dilakukan kader Gerindra saat ini dengan mengungkit utang dan perjanjian Anies merupakan upaya merusak citra mantan Gubernur DKI itu sebagai usaha agar Prabowo masih punya peluang di Pilpres.
"Bolehlah ribut-ribut ini kita anggap sebagai upaya downgrade citra Anies sebagai seorang figur yang tidak bisa pegang janjinya, 'jadi bagaimana dengan orang terdekat pendukungnya saja dia tidak bisa pegang janjinya apalagi pada rakyat yang dia tidak punya ikatan kuat', jadi kira-kira begitu image yang ingin dibangun," terang Hersubeno.***

Share this article
Hersubeno Arief menilai bahwa kehadiran Anies Baswedan di PIlpres 2024 bisa jadi ancaman kekalahan Prabowo untuk keempat kalinya.