AYOJAKARTA.COM – Setelah mengalami tiga kali gagal nikah, kali ini Nikita Mirzani kembali dikabarkan dekat dengan seorang pria bernama Antonio Dedola, seorang bule asal Jerman yang berprofesi sebagai polisi militer di Jerman.
Bahkan kabarnya, Nikita Mirzani mantap ingin segera melepas masa lajangnya dan menikah dengan Antonio Dedola.
Menurut Nikita, Antonio Dedola atau yang ia sebut dengan panggilan Toni merupakan sosok yang baik dan menyayangi anak-anaknya.
Baca Juga: Mantap Mempersunting Nikita Mirzani, Antonio Dedola Resmi Menjadi Seorang Mualaf dan Disunat
Hal inilah yang menjadikan Nikita mantap menikahi Toni. Nikita berharap Toni bisa menjadi pasangan yang terakhir dalam hidupnya.
“Toni mendalami agama Islam itu bukan karena aku. Memang waktu itu dia tinggal di Jerman lingkungannya banyakan orang Islam,” ungkap Nikita, dikutip AyoJakarta.com dari Suara.com, Rabu, 8 Februari 2023.
Seperti yang disebutkan oleh Nikita, bahwa Toni menjadi mualaf bukan karena ingin menikahi Nikita, melainkan karena keinginan dari hati Toni yang ingin memeluk agama Islam.
Dalam akun Instagram-nya, Toni mengunggah postingan yang menunjukkan bahwa ia berbahagia menjadi mualaf.
“A special and wonderful day (22/1/23) in my life, I will never forget! Thanks to all who accompanied me and make this unforgettable journey happened. Alhamdulillah. There is no god but Allah, and Muhammad in his messenger,” ujar Toni dalam akun @toni.dedola.
Diketahui juga bahwa Toni juga telah di sunat di Rumah Sakit Premier Bintaro pada Sabtu, 4 Februari 2023. Selama berada di rumah sakit, dengan setia Nikita Mirzani menemani Toni.
“Kan kalau masuk mualaf harus sunat, jadi hari ini sunatnya, berjalan dengan lancar,” ungkap Nikita.
Selain karena menilai Toni baik dan menyayangi anak-anak Nikita, keseriusan yang dilakukan oleh Toni membuat Nikita mantap untuk menikah dengannya.
Nikita juga menyebutkan bahwa Toni sudah mulai mempelajari agama Islam sejak beberapa waktu lalu, mulai menghafalkan surat-surat pendek dengan belajar melalui internet. Selain itu, Toni juga sudah sempat tinggal di pondok pesantren untuk belajar agama.***