AYOJAKARTA.COM---Berikut merupakan informasi seputar kesalahan fatal yang harus dihindari saat mendaftar program kartu pra kerja.
Masih banyak pejuang kartu pra kerja yang belum mengetahui informasi, sehingga asal buat akun saja tanpa memperhatikan poin-poin penting dalam aturan kartu pra kerja.
Bagi pendaftar akun kartu pra kerja, jangan sampai melakukan hal berikut agar tidak gagal sebelum bergabung dalam program pra kerja gelombang 48.
Baca Juga: Kartu Prakerja 2023 Telah Dibuka, Simak Tahapan Proses Pendaftarannya yang Ternyata Mudah
Sebelum membuat akun kartu pra kerja, pastikan sudah memperhatikan poin-poin berikut ini, dilansir AyoJakarta.com dari Youtube Belajar Bersama Lisvika.
1.Jangan mendaftarkan anggota keluarga lebih dari 2
Kesalahan pertama yang membuat pendaftar dipastikan gagal sebelum bergabung kartu pra kerja adalah bagi yang mendaftarkan anggota keluarganya lebih dari dua.
Berdasarkan aturan kartu pra kerja, di dalam satu KK hanya diperbolehkan mendaftar untuk dua anggota keluarga.
Jika lebih dari itu, dipastikan yang lainnya tidak lolos karena hanya diperkenankan mendaftarkan 2 NIK dalam satu KK.
2. Jangan Daftar Jika Status Pelajar atau Mahasiswa
Kesalahan kedua yang perlu diperhatikan adalah tidak boleh mendaftar jika statusnya sebagai pelajar atau mahasiswa.
Bisa saja dalam proses pembuatan akun akan berhasil, tapi dapat dipastikan gagal untuk bisa lolos di kartu pra kerja.
3.Jangan Daftar Jika Status Pegawai Negeri, Pegawai BUMN, Pegawai BUMD
Poin ketiga ini adalah jangan mendaftar jika statusnya sebagai pegawai negeri, pegawai BUMN, pegawai BUMD, karena tidak masuk kualifikasi sebagai pendaftar kartu pra kerja.
Dengan status ini, maka bisa dipastikan akan gagal untuk bergabung dalam program kartu pra kerja.
Baca Juga: Cek Rekening! KJP Plus Tahap II Tahun 2022 Bulan Februari 2023 Sudah Cair, Cek Besarannya di Sini
4.Swafoto Tidak Benar
Poin keempat ini adalah bagi pendaftar yang pengambilan swafotonya secara asal-asalan juga berpeluang tidak lolos di kartu pra kerja.
Jadi yang untuk swafoto yang benar adalah orang bersangkutan sendiri yang melakukan swafoto dan tidak bisa asal-asalan.
Demikian 4 kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh pendaftar kartu pra kerja yang menyebabkan tidak berhasil lolos program kartu pra kerja.***