News

Berjiwa Ksatria! Dengan Suara Bergetar, Arif Rachman Meminta Maaf Mengakui Segala Kesalahan dan Kegagalannya

Oleh: Rifqi Nur Fauzi Jumat 03 Feb 2023, 18:26 WIB
Berjiwa Ksatria! Dengan Suara Bergetar, Arif Rachman Meminta Maaf Mengakui Segala Kesalahan dan Kegagalannya

AYOJAKARTA.COM - Arif Rachman selaku terdakwa kasus obstruction of justice pembunuhan Brigadir J meminta maaf kepada Institusi Polri dan seluruh masyarakat Indonesia.

Permohonan maafnya tersebut dilakukan lantaran dirinya merasa tidak bisa menjalankan kewajiban dengan baik sebagai anggota kepolisian Republik Indonesia sebelumnya.

Hal ini disampaikan oleh Arif Rachman dalam sidang nota pembelaan atau pledoi obstruction of justice kasus pembunuhan Brigadir J, 3 Februari 2023.

Baca Juga: Waduh! Sambil Menahan Tangis, Arif Rachman Ungkap Gejolak Hatinya di Sidang Obstruction of Justice Kasus Yosua

Dikutip AyoJakarta dari kanal YouTube KOMPASTV, Arif Rachman mengakui kesalahannya dan meminta maaf dengan suara yang bergetar.

Tak main-main, permintaan maaf ia sampaikan kepada berbagai lapisan masyarakat yang dinilai merasa kecewa atas tidakan yang dilakukan oleh Arif Rachman.

“Kepada keluarga besar dan institusi Polri, saya meminta maaf yang sebesar-besarnya. Kepada Polri yang saya cintai, senior, guru yang mendidik membimbing mengayomi sejak awal karir saya, saya tau perasan kecewa. Saya mohon maaf kepada junior dan satu angkatan saya jika mengecewakan dan belum mampu menjadi teladan yang baik,” katanya.

Baca Juga: Menangis Tersedu-sedu, Arif Rachman Minta Maaf pada Sang Istri: Pasti Bisa Melewati Masa Sulit Ini!

“Kepada masyarakat Indonesia yang merasa terpukul dan kecewa dengan peristiwa ini, para pemimpin bangsa dan pemimpin institusi, penegak hukum kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan, mohon saya dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya,” lanjut Arif Rachman.

Menambahkan, Arif Rachman secara terang-terangan mengatakan bahwa dirinya telah gagal hingga membuat rumitnya kasus pembunuhan terhadap Brigadir J terungkap.

Ia sadar bahwa kekuatan besar dari Ferdy Sambo telah membuatnya tertekan hingga ia hanya bisa berdiam diri tanpa suara.

Baca Juga: Arif Rachman Arifin Bocorkan Adanya Rantai Komando dan Relasi Kuasa di Institusi Polri: Sungguh..

“Saya menyadari bahwa saya gagal mengatasi ketakutan saya. Saya salah karena telah mebiarkan kekuatan yang tidak baik menekan mental saya dan mengancam akal sehat saya,” tutupnya.

Atas permohonan maaf dari Arif Rachman tersebut, banyak orang yang kemudian memberi dukungan terhadap dirinya yang dinilai sebagai korban kuasa dari Ferdy Sambo.

“Jampidum, JPU, hakim dengarkan pleidoi pak arif, ini contoh polisi yg jujur yg jentel mengakui kesalahannya, tdk seperti jendral sambo cs pengecut,” kata seorang pengguna di kolom komentar.

“Sebenarnya pa Arif ini org baik, hanya sj lingkungan yg memaksa beliau utk turut berbuat salah,” ujar lainnya.***

Reporter Rifqi Nur Fauzi
Editor Desi Kris