News

Jelang Pemilu 2024 NasDem Berkunjung ke Markas Golkar, Surya Paloh: Pertemuan Prioritas dan Bentuk Romantisme

Oleh: Arif Rakhmat Prakoso Rabu 01 Feb 2023, 18:29 WIB
Jelang Pemilu 2024 NasDem Berkunjung ke Markas Golkar, Surya Paloh: Pertemuan Prioritas dan Bentuk Romantisme

AYOJAKARTA.COM - Partai-partai besar terus melakukan gerakan gerilya demi menggandeng koalisi baru menjelang Pilpres 2024 mendatang.

Terkini, Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang dipimpin oleh Surya Paloh berkunjung ke markas Partai Golkar (Golongan Karya) di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, pada Rabu (01/02/2023).

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto pun menyambut baik kedatangan mantan alumni Golkar tersebut.

Baca Juga: Mengenal Lebih Jauh Sosok Surya Paloh, dari Penjual Ikan Asin dan Karung Goni hingga Menjadi Politikus Mumpuni

Dalam pertemuan tersebut, Surya Paloh menyebut bahwa partai berlambang pohon beringin itu adalah prioritas.

"Kenapa harus berkunjung ke Golkar? Prioritas bagi NasDem. Ada satu romantisme, ada satu perjalanan sejarah perjalanan kehidupan saya pribadi dalam usia yang saya capai saat ini, jenjang karier politik saya yang saya capai hari ini," ujar Surya Paloh dikutip AyoJakarta.com melalui laman Republika.co.id yang tayang pada Rabu, (01/02/2023).

Partai Golkar disebutnya menjadi perjalanan hidupnya, mengingat ia sudah menjadi bagian dari partai berlambang pohon beringin itu sejak berusia 16 tahun. 

Baca Juga: Hadiri Pemakaman Tjahjo Kumolo, Surya Paloh Merasa Kehilangan Adik Sekaligus Teman Diskusi

Tak segan Surya Paloh menyebut dirinya sebagai alumni Partai Golkar.

"Saya harus jujur mengatakan kepada saudara semuanya, 16 tahun usia saya sudah berada di barisan Golkar, ditambah 43 tahun sangat lama itu, lebih dari setengah abad saya kira," ucap Surya Paloh.

"Jadi di Golkar sendiri ada 43 tahun, baru kemudian ada NasDem," sambungnya.

Baca Juga: Positif Covid-19, Ketum Nasdem Surya Paloh Sempat Dirawat Karna DB

"Jadi terlepas apapun juga kekurangan saya satu sama lain, tapi modal kebersamaan, catatan sejarah, saling pemahaman, tidak salah kalau dibilang alumni Golkar, itu memang benar adanya," imbuhnya.

Surya Paloh juga menjawab bahwa rencana kerja sama antara NasDem dengan PKS dan Demokrat pasca pengusungan Anies Baswedan sebagai capres dari kedua partai tersebut baru akan terjadi.

"Kenapa tidak berkunjung ke yang lain (Partai Demokrat dan PKS)? Yang lain kita memang baru mencoba ya, baru mencoba. Apakah perlu akan mungkin bergabung dengan KIB? ya sama-sama mungkin," tegasnya.

Baca Juga: Ketua MPR: Surya Paloh Setuju Dengar Masukan Rakyat Untuk Amandemen UUD 1945

"Mungkin KIB juga bergabung dengan NasDem kan. Jadi probability, kemungkinan itu masih terbuka," ucap Surya Paloh.

Diketahui sebelumnya, pada beberapa waktu Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah resmi mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) pada pemilu 2024 nanti.

Anies Baswedan pada Desember 2022 lalu dideklarasikan oleh partai NasDem sebagai calon presiden dan diberi kewenangan untuk menentukan calon wakil presidennya sendiri.

Namun kunjungan Ketua Umum (Ketum) partai NasDem ke markas Golkar jelas menimbulkan banyak pertanyaan, sejauh mana partai NasDem akan bermanuver menjelang pemilu 2024 nanti.***

Reporter Arif Rakhmat Prakoso
Editor Desi Kris