AYOJAKARTA.COM – Pasca gempa Cianjur yang menelan banyak korban jiwa dan kerusakan di sejumlah wilayah, Kepala BPBD Cianjur dan Kesatpol PP Cianjur memutuskan untuk mundur dari jabatannya.
Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dan Kasatpol (Kepala Satuan Polisi ) PP Cianjur merasa bahwa kinerja mereka setelah gempa Cianjur tidaklah maskimal.
Keduanya merasa kinerja kala pasca gempa tidak mampu menangani dampak yang disebabkan dari gempa Cianjur dengan kekuatan M5,6 yang terjadi pada 21 November 2022 lalu.
Baca Juga: Siap-siap! Digital Rupiah Siap Meluncur Pertengahan Tahun 2023
Pengunduran diri tersebut disampaikan kepada Bupati Cianjur Herman Suherman melalui surat pengunduran diri dari Kepala BPBD Rizal Fatah dan Kepala Satpol PP Hendri Prasetyadi.
Herman Suherman mengkonfirmasi bahwa sudah menerima surat tersebut dan memutuskan untuk menyetujuinya.
“Satu hari sebelumnya, Fatah dan Henri mengajukan pengunduran diri karena tidak dapat bekerja secara maksimal selama penanganan musibah gempa ini,” ujar Herman Suherman, dilansir AyoJakarta.com dari laman suara.com.
Setelah terjadi kekosongan pada jabatan Kepala BPBD dan Kepala Satpol PP, Herman Suherman segera menunjuk Sekertaris Dinas Sosial untuk merangkap jabatan Kepala BPBD.
Kemudian menunjuk Asisten I Setdakab Cianjur, Arif Purnawan untuk menjabat sebagai Kepala Sapol PP.
Baca Juga: Sukses! Gerakan Bawah Tanah Terhadap Vonis Ferdy Sambo Berhasil, Ketua IPW: Ada Potensi Jadi Angka
Bupati Cianjur memastikan bahwa walaupun Fatah Rizal dan Hendri Prasetyadi sudah mundur dari jabatannya namun keduanya tidak berpengaruh dalam menangani dampak gempa dengan jabatan baru.
Fatah Rizal kini menjabat sebagai Camat Haurwangi, sedangkan Henri Prasetyadi menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman.
Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Cianjur yang mengharapkan juga bahwa pengganti Kelapa BPBD dan Kepala Sapol PP dapat bekerja secara maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Tidak berpengaruh terhadap penanganan bencana yang sedang berjalan sampai ke masa pemulihan,” ujar Bupati Cianjur.
Baca Juga: Dahsyat! Ustadz Abdul Somad Beberkan 9 Keutamaan Sedekah: Salah Satunya Obati Orang yang Sakit
“Saya berharap dua orang yang menggantikan dapat beekrja secara maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terutama para korban gempa,” tambahnya.
Hingga saat ini berbagai bantuan dan masih terus diberikan oleh pemerintah yang disalurkan oleh beberapa dinas yang ditunjuk oleh Kabupaten Cianjur untuk menyampaikan pencairannya kepada masyarakat Cianjur.
Diharapkan dengan bantuan yang diberikan pemerintah dapat membantu masyarakat Cianjur untuk melakukan pemulihan pasca gempa.***