News

Terbongkar! Jumlah Ajudan Ferdy Sambo yang Tidak Lazim, Irma Hutabarat dan Novel Baswedan Ungkap Hal Ini

Oleh: Putri Ratnasari Jumat 27 Jan 2023, 14:52 WIB
Terbongkar! Jumlah Ajudan Ferdy Sambo yang Tidak Lazim, Irma Hutabarat dan Novel Baswedan Ungkap Hal Ini

AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo masih mencuri perhatian publik.

hal ini pun diungkapkan tak terkecuali oleh Irma Hutabarat dan Novel Baswedan.

Dalam sebuah cuplikan video yang diunggah oleh akun TikTok @OkiijuansTV, Irma Hutabarat dan Novel Baswedan nampak berbincang dalam sebuah acara.

Baca Juga: Blak-blakan, Kamaruddin Simanjuntak Sebut Richard Eliezer Paling Tulus dalam Pledoi, Ternyata Ini Alasannya

Sebelumnya Irma membahas terkait jabatan yang sempat dijabat oleh Ferdy Sambo.

“Sosok Sambo ini sebagai Kadiv Propam, tetapi sebetulnya ada yang terlupakan, Kadiv Propamnya gak begitu penting tapi sebagai Ketua “Satgasus” yang kemarin ada pertanyaan dari hakim,” ungkapnya.

“Apakah lazim, saya tanya nih ke Mas Novel, apakah lazim seorang bintang dua punya ajudan delapan?” tanya Irma Hutabarat kepada Novel.

Kemudian Novel Baswedan pun menjawab bahwa hal itu tidak lazim.

Karena selama ini dia baru mengetahui jika ada yang memiliki ajudan sampai delapan.

Baca Juga: Anies Baswedan Miliki Presentase Dukungan Paling Kecil Jika Maju Sebagai Capres, Ini Analisis Lembaga Survei

“Yang jelas saya belum pernah tahu ada yang sampai delapan,” ungkap Novel Baswedan sambil tertawa.

Bahkan Novel Baswedan menyebut bahwa purnawirawan yang hanya memiliki satu ajudan.

“Nah itu bener, saya juga ngomong sama purnawirawan itu Irjen. Pol. Arianto Sutadi, ajudan saya itu satu inang katanya,” ujar Irma.

“Paling-paling dua untuk ganti-ganti kan,” ungkap Novel menimpali perkataan perempuan berambut putih itu.

Baca Juga: Bangga dengan Kejantanan Bharada E dalam Pledoi, Mahfud MD: Saya Berdoa Kamu Dapat Hukuman Ringan, Tapi…

Selanjutnya diungkapkan terkait Kapolri yang kemungkinan tidak mempunyai delapan ajudan.

Lalu Irma Hutabarat menyinggung soal ketua Satker (Satuan Kerja Satgas Merah Putih).

“Kapolri aja mungkin tidak delapan, ya kan, yang ditanya kenapa bisa delapan, apakah ada persetujuan dari atasan? ‘tidak’ lalu siapa?," ungkap Irma.

"Anda menyetujui sendiri? Atau anda memilih sendiri? Kenapa bisa? Karena saya adalah ketua Satker (Satuan Kerja Satgas Merah Putih),” tambahnya.

Sejak kemunculan perkara Ferdy Sambo hingga saat ini, selalu menjadi sorotan.***

Reporter Putri Ratnasari
Editor Jinan Vania Barizky