AYOJAKARTA.COM – Keretakan rumah tangga pasangan Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika yang berujung gugatan cerai menghebohkan publik.
Kemesraan Ambu dan Ayah, sebutan pasangan suami istri tersebut, akhirnya harus runtuh saat Anne Ratna memutuskan untuk menggugat cerai Dedi Mulyadi.
Alasan dilayangkannya gugatan itu adalah rekomendasi guru Ngaji dan tidak diberinya nafkah dari Dedi untuk Anne.
Padahal, mereka sebelumnya terlihat harmonis di berbagai kesempatan dan di tengah kesibukan Anne Ratna sebagai Bupati Purwakarta serta sang suami yang juga mantan Bupati Purwakarta sekaligus anggota DPR RI.
Konflik rumah tanggap ini kemudian menuai sorotan masyarakat, khususnya masyarakat daerah Purwakarta, Jawa Barat dan sekitarnya.
Dikutip melalui kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channe oleh AyoJakarta.com pada 26 Januari 2023, Dedi Mulyadi memberikan bicara secara langsung soal perkembangan masalah yang tengah dihadapinya.
Melalui vlognya, KDM atau Kang Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa dia mengetahui siapa sosok-sosok yang berada di sekitar Anne Ratna, salah satunya yang diketahui menjadi penyebabnya bercerai.
Bahkan Dedi Mulyadi menyebutkan inisial nama dan latar belakang dari orang yang disebutkan menjadi awal pembuat hubungan rumah tangga harmonisnya retak.
Dedi Mulyadi paham betul yang membuat rumah tangganya retak adalah karena guru spiritual yang mana dikenalkan pada publik sebagai guru ngaji.
“Tidak itu bukan guru ngaji karena tidak belajar ngaji. Itu guru spiritual,” terang Dedi Mulyadi.
Lebih lanjut Dedi Mulyadi menjelaskan makna dari guru spiritual yang disebutnya kepada wartawan dan dalam vlog miliknya.
“Bahasa Sundanya ‘pananyaan’ saya tahu orangnya. Saya juga tahu kalau di lingkungan beliau sekarang (Anne Ratna) banyak orang yang dulu tidak sukses atau lawan politik saya saat pemilu. Mereka ini kalah dua kali, dan tiga kali oleh ambu,” Tutup Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa Anne Ratna sering mendatangi orang tersebutdalam beberapa waktu belakang ini.
“Nah, di antara yang mendampinginya berinisial M, yang dulu sangat anti kepada saya, yang dulu sangat anti kepada saya dan sekarang sangat dekat dengan Ambu (Anne Ratna), belia sering mengajak ambu ke pananyaan-pananyaan, yang mana itu bukan tradisi kita” terang Dedi Mulyadi.
Kemudian, meskipun Anne Ratna menggugat cerai Dedi Mulyadi, ia tetap dipuji oleh sang mantan Bupati Purwakarta.
“Anne Ratna ini orangnya baik, pandai, saya mengetahui dan paham. Ia menjadi Bupati Purwakarta karena mampu. Ia sekarang dikelilingi oleh lingkungan yang saya kenali selama dua periode, atau 10 tahun lebih, dimana sekarang lingkungan itu ada di sekitarnya,” kata Dedi Mulyadi.
Ia menyebutkan ada dua pihak yang berada di sekitar Anne Ratna, satu adalah pihaknya, yang kedua adalah lawan-lawan politiknya.
Hingga sekarang kasus perceraian antara Anne Ratna dan Dedi Mulyadi masih berlangsung. Sementara itu Dedi Mulyadi disibukan oleh beragam agenda.
Sedangkan untuk Anne Ratna, sedang disibukan dengan agenda politik dan programnya sebagai Bupati Purwakarta. Sesuai masa jabatan, pada Anne Ratna akan habis masa jabatannya pada September 2023.***