AYOJAKARTA.COM - Banyak masyarakat berharap untuk menjadi PNS.
Akan tetapi untuk menyandang profesi PNS tidaklah mudah, serangkaian prosedur tes harus dilalui.
Hal ini menarik perhatian Dedi Mulyadi, Anggota DPR RI yang akrab dipanggil Kang Dedi.
Baca Juga: Tuai Banyak Komentar! Dedi Mulyadi Beberkan Alasan Keberatan CPNS Dilakukan Secara Tes
Dilansir AyoJakarta.com dari unggahan di akun Instagram @dedimulyadi71, beliau bercerita.
Ketika menjadi ketua komisi E DPRD Kabupaten Purwakarta, pria kelahiran Kampung Sukadaya ini menggagas program Guru Wiyata Bakti.
Guru Wiyata Bakti ini diangkat pemerintah daerah berdasarkan kontrak.
Sistem tugas Guru Wiyata Bakti berdasarkan asas domisili.
Guru tersebut akan bertugas mengajar di daerah setempat dia tinggal.
Jika ditempat itu tidak ada lulusan PGSD, SPG maka lulusan SMA maupun SMK diperbolehkan menjadi Guru Wiyata Bakti.
Sehingga pada saat itu banyak guru yang mengajar di berbagai daerah.
Kemudian setelah itu ada pengangkatan otomatis ASN.
Seleksi pengangkatan ini berdasarkan tempat dan lamanya pengabdian oleh Guru Wiyata.
Dengan demikian pengangkatan otomatis PNS bisa terpenuhi dengan baik.
Kang Dedi menegaskan jika sistem CPNS itu berdasarkan tes, maka yang lulus adalah peserta fresh graduate.
"Kalau pengangkatan pegawai negeri berdasarkan selektif, yang akan lolos yang baru lulus kuliah, karena apa otaknya cukup, masih anget," ujar Dedi Mulyadi.
Karena mereka relatif menguasai materi soal, dibandingkan yang sehari-hari sudah bekerja di instansi.
Sehingga hal ini dianggap tidak efektif dalam memenuhi kebutuhan ASN.
Untuk itu penting bagi Kementerian PANRB mudah-mudahan kedepan jangan sampai ASN tidak menutupi kebutuhan.
Pernyataan kang Dedi ini menuai banyak komentar dari netizen, diantaranya:
"Benar ini kang seharusnya jangan hanya berdasarkan tes saja, kasihan yang sudah bertahun-tahun mengabdi,"kata akun hanifahmuradalkateri.
"Tolong pak Dedi aturan untuk masuk PNS diubah saja, kasihan jaman sekarang susah banget masuk PNS,"mohon akun ivanseptiawann06
"Jangan langsung jadi ASN kalau baru lulus tes tetapi belum ada pengabdian maka cukup jadikan honorer saja, sedangkan yang sudah pengabdian dimudahkan untuk menjadi ASN,"pendapat akun rani_afriani86 .***