News

Fenomena Gempa Sering Terjadi, BMKG Masih Bilang Wajar, Ada Apa?

Oleh: Rosandra Gisca Andyna Jumat 20 Jan 2023, 14:10 WIB
Fenomena Gempa Sering Terjadi, BMKG Masih Bilang Wajar, Ada Apa?

AYOJAKARTA.COM – Fenomena gempa di wilayah Indonesia di awal tahun 2023 tercatat BMKG begitu sering terjadi.

Bahkan dilaporkan BMKG, gempa yang mengguncang wilayah Indonesia bulan Januari ini sempat ada yang memiliki kekuatan M 7,5 dan berpotensi tsunami.

Namun, fenomena gempa yang sering terjadi itu masih dianggap wajar oleh pihak BMKG, ada apa?

Dilansir Ayojakarta.com pada akun media sosial Twitter Daryono @daryonoBMKG selaku Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan hal tersebut.

Baca Juga: Kasus Satu Keluarga Keracunan di Bekasi, Polisi Pastikan Pembunuhan Berencana: Gunakan Pestisida

Fenomena kegempaan akhir2 ini masih tergolong wajar jk mengacu data katalog dan statistik monitoring gempa di BMKG,” tulis Daryono.

Menurutnya fluktuasi aktivitas kegempaan tersebut sudah pernah terjadi beberapa kali di wilayah Indonesia.

Fluktuasi aktivitas kegempaan di Indonesia berupa peningkatan aktivitas gempa pernah tjd bbrp kali, spt pada Des 2021, Juli 2021, Nov 2019, Agus 2018 dan Nov 2018,” tambah Daryono dalam cuitannya.

Daryono juga melaporkan bahwa gempa besar di atas magnitudo 5,0 telah terjadi sebanyak 17 kali di wilayah Indonesia sejak 1 Januari 2023.

Baca Juga: Potensi Gempa Megathrust 8,9 Sesar Baribis, Siapkah 29 Juta Jiwa Penduduk Jakarta?

Sejak 1 Jan 2023 di Indonesia tjd gempa Mag di atas 5,0 lebih dari 17 kali. Gempa kuat 2 kali M6,2 di Aceh Singkil pd16 Jan 2023 & M6,3 di Teluk Tomini pd 18 Jan 2023.Smtr gempa besar 2 kali M7,5 di Maluku Tenggara Barat pd 10 Jan 2023 & M7,1 di Laut Maluku pd 18 Jan 2023,” tulisnya.

Bahkan pada gempa Maluku BMKG sempat memberikan peringatan dini potensi tsunami.

Namun setelah beberapa jam kemudian, melihat kondisi air laut yang naiknya tidak signifikan, BMKG mencabut laporan peringatan dini tsunami tersebut.

Sedangkan Jayapura sendiri, menurut Daryono sejak gempa M5,4 yang terjadi pada 2 Januari 2023 lalu, diikuti gempa susulan lebih dari 700 kali.

Sejak gempa Jayapura Magnitudo update M5.4 pada 2 Januari 2023 hingga Sabtu 14 Januari 2023 12:00 WIT telah terjadi gempa susulan sebanyak 706 kali dengan 55 kejadian diantaranya dirasakan oleh masyarakat,” cuitnya pada 14 Januari 2023.

Tak luput juga daerah Jawa mulai dari Dieng Wonosobo, Pekalongan, Cianjur Jawa Barat, hingga Pacitan, Malang Jawa Timur juga turut diguncang gempa.***

Reporter Rosandra Gisca Andyna
Editor Rohmana Kurniandari