AYOJAKARTA.COM – Parapsikolog Hard Gumay kembali menjelaskan ramalannya untuk tahun 2023.
Dalam ramalannya kali ini, Hard Gumay menyampaikan akan ada suatu peristiwa yang akan terjadi di tahun 2023.
Disampaikan oleh Hard Gumay bahwa akan ada bencana yang terjadi di tahun 2023 ini.
Dari penerawangan Hard Gumay, bencana yang ia maksud tersebut disebabkan oleh gelombang air laut.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Curhat Bang Denny Sumargo, Gumay memaparkan prediksinya tentang bencana untuk tahun 2023.
Diramalkan oleh Gumay, di tahun 2023 ini akan terjadi bencana karena gelombang air laut.
Dikatakan oleh Gumay bahwa kejadian ini akan melanda daerah Indonesia bagian timur.
“Yang gue liat itu ada 2023 itu sehubungan dengan air laut, besar, ombak yang gue liat tiba-tiba, ombak besar laut di Sulawesi, dua kota besar satu kota kecil, dua kota satu kabupaten di Sulawesi, tsunami kecil,” paparnya.
Gumay mengatakan bencana karena gelombang air laut tersebut tidak hanya terjadi di daerah Indonesia bagian timur saja.
Disampaikan oleh Gumay bahwa peristiwa tersebut juga mungkin akan terjadi di daerah Indonesia bagian barat.
Lebih spesifik, Gumay menyebut bencana tersebut kemungkinan akan terjadi di perbatasan pulau.
“Terus terjadi juga di perbatasan Sumatera Jawa, Lampung Banten, Pinggir laut,” sebutnya.
Saat Denny Sumargo memastikan kapan kejadian tersebut akan terjadi, Gumay memberikan penjelasan.
Dijelaskan oleh Gumay bahwa bencana tersebut akan terjadi antara bulan Juli dan Agustus.
Lebih lanjut, Gumay menambahkan bahwa juga akan ada suatu peristiwa yang terjadi di daerah Padang.
Baca Juga: Lukas Enembe Langsung Dilarikan ke Rumah Sakit saat di Gedung KPK, Kuasa Hukum: Dia Drop!
Namun, Gumay belum bisa memprediksikan lebih jauh soal kejadian tersebut.
Meski begitu, Gumay berharap jika peristiwa yang akan terjadi di Padang adalah hal baik.
“Gue berharap ini hal baik, gue bener-bener berharap nggak ada musibah, nggak ada bala malapetaka apapun mudah-mudahan. Apa itu yang terjadi, jujur belum terlihat jelas. Tapi (dipikiran) Padang. Tapi gue berharap mudah-mudahan hal baik,” tutupnya.***