AYOJAKARTA.COM - Pada minggu ini jadwal sidang tuntutan terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana dari Brigadir J akan digelar.
Hari ini, Senin (16/1/2023) rencananya akan diadakan sidang tuntutan untuk Kuat Maruf dan Ricky Rizal.
Sidang terakhir menjelang sidang tuntutan, Kuat Maruf menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Salah satu yang disoroti dalam hal ini adalah pembahasan antara Kuat Maruf dengan sosok pengacara yang mengajukan pertanyaan.
Sejumlah pertanyaan disampaikan oleh pengacara dan dijawab dengan sangat lancar oleh sosok sopir dari Kuat Maruf.
Yang paling disorot adalah soal Kuat Maruf yang berduaan dengan Putri Candrawathi di lift sebelum kejadian.
Bahkan karena hal ini sempat muncul spekulasi publik jika Kuat Maruf dan Putri Candrawathi ada main di belakang Ferdy Sambo.
Akhirnya Kuat Maruf bicara blak-blakan soal ia yang berduaan dengan majikannya dan jadi sorotan.
Kuat Maruf membongkar jika ia diminta Ricky Rizal untuk mengantar istri Ferdy Sambo untuk isolasi mandiri di rumah Duren Tiga tempat kejadian perkara.
Baca Juga: Perasaan Kuat Maruf Tak Jadi Terima Uang Rp 500 Juta dari Ferdy Sambo: Biasa Aja
"Om antar ibu dulu untuk isolasi," tutur Kuat Maruf menirukan ucapan dari Ricky Rizal.
"Om Ricky yang ngomong, bukan ibu yang ngomong," tambahnya usai ditanya pihak pengacara dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV.
Soal apa yang dilakukan mereka berdua di dalam lift, Kuat Maruf mengaku jika ia hanya diam saja.
Sama seperti saat perjalanan dari rumah Saguling ke rumah Duren Tiga, ia dan Putri Candrawathi tidak berkomunikasi satu sama lain.
Pengacara Kuat Maruf bertanya apa yang membuat Kuat Maruf sampai mengantarkan majikannya tersebut hingga depan kamar isolasi.
"Apa yang disampaikan ibu, kok pak Kuat sempat mengantarkan juga?" tanya pengacara.
Baca Juga: Kuat Maruf Ngaku Enek Disebut Berbohong Saat Berkata Jujur: Bukan Keinginan Saya
"Ibu minta tolong, At tolong tas ibu, jadi saya bawa," jawab Kuat Maruf menirukan ucapan Putri Candrawathi.
Sosok sopir yang dijadikan terdakwa ini juga mengungkapkan jika ia hanya mengantarkan sampai depan kamar ruang isolasi.
Ia membongkar apa yang terjadi di lift saat ia hanya berdua dengan Putri Candrawathi.
Baca Juga: Taktik Licik Ferdy Sambo, Janjikan Uang Rp 500 Juta Pada Kuat Maruf Saat Kejadian Magelang!
"Di lift juga ngga ngomong apa-apa, nggak ada ngomong apa-apa," ungkap Kuat Maruf.
Setelah tugasnya mengantar Putri Candrawathi dan tas sampai depan kamar, ia membenarkan pernyataan pengacara jika ia langsung turun.
"Saudara langsung turun ya lewat tangga yang ada di samping lift," ucap pengacara meyakinkan.
Baca Juga: Putri Candrawathi Sebut Kuat Maruf dan Yosua Bertengkar di Magelang, Kuat : Supaya Tidak Jadi Duri..
"Iya betul," tandas Kuat Maruf penuh percaya diri.
Namun sesi tanya jawab antara Kuat Maruf dan pengacaranya ini tak membuat netizen percaya.
Bahkan ramai komentar jika ucapan dari keduanya tak bisa membodohi hakim yang akan memberikan hukuman nantinya.
Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Sebut Ada Kebohongan yang Menonjol dari Keterangan Ricky Rizal dan Kuat Maruf
"Hakim gak bodoh menilai pengacara Kuat.," tulis Lindawati Saragih.
"Pertanyaan yg diajukan oleh ph sambo cs kpd terdakwa, hanyalah drama didepan hakim. Dan syang sekali usaha mereka sia-sia belaka. Hakim tdk bodoh," tambah Warkini Tok.
"Pak ketua hakim melihat mereka lewat cctv komputer," akun ninu ninu menambahkan.
"Dikira pak hakim percaya sama si kuat pengacaranya lagi nyusun kata2," tulis akun YouTube Ismail Mohamad.
"Hakim santai2 aja pengacara lagi bertanya sama si kuat karena mereka lagi sama2 mengarang cerita pak hakim hukum dia seberat beratnya ini orang pembohong," tandas akun Ismail Mohamad.***