AYOJAKARTA.COM - Kuat Maruf dan Putri Candrawathi menjadi terdakwa dalam kasus pembunuhan berencana yang diduga direncanakan Ferdy Sambo.
Putri Candrawathi adalah istri Ferdy Sambo yang mengaku mendapatkan pelecehan seksual dari korban yang meninggal, Brigadir J.
Sebelum kejadian, ada hal mencurigakan antara Putri Candrawathi dengan Kuat Maruf saat keduanya berduaan masuk ke dalam lift di rumah Saguling.
Baca Juga: Kuat Maruf Ngaku Enek Disebut Berbohong Saat Berkata Jujur: Bukan Keinginan Saya
Bahkan karena hal ini sempat muncul spekulasi publik jika Kuat Maruf dan Putri Candrawathi ada main di belakang Ferdy Sambo.
Namun keduanya sudah membantah hal ini, salah satunya dengan Kuat Maruf akhirnya blak-blakan menjawab soal ia dan Putri Candrawathi berduaan di dalam lift.
Lewat sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir J, sosok sopir dari Ferdy Sambo ini ikut menghadiri sebagai saksi sekaligus terdakwa.
Baca Juga: Taktik Licik Ferdy Sambo, Janjikan Uang Rp 500 Juta Pada Kuat Maruf Saat Kejadian Magelang!
Ia mengungkapkan obrolan dan perintah Putri Candrawathi yang sempat membuat penasaran dengan apa yang mereka lakukan saat berduaan di dalam lift.
Kuat Maruf membongkar jika ia diminta Ricky Rizal untuk mengantar istri Ferdy Sambo untuk isolasi mandiri di rumah Duren Tiga tempat kejadian perkara.
"Om antar ibu dulu untuk isolasi," tutur Kuat Maruf menirukan ucapan dari Ricky Rizal.
Baca Juga: Putri Candrawathi Sebut Kuat Maruf dan Yosua Bertengkar di Magelang, Kuat : Supaya Tidak Jadi Duri..
"Om Ricky yang ngomong, bukan ibu yang ngomong," tambahnya usai ditanya pihak pengacara dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV.
Saat ditanya soal komunikasi dengan Putri Candrawathi, ia mengaku ia tidak sempat berbicara dan langsung duduk ke mobil.
Bahkan di dalam mobil, Kuat Maruf mengaku tidak ada komunikasi dengan majikannya tersebut.
Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Sebut Ada Kebohongan yang Menonjol dari Keterangan Ricky Rizal dan Kuat Maruf
Pengacara kemudian bertanya saat mereka sampai di rumah Duren Tiga, kenapa ia sampai mengantarkan Putri Candrawathi.
"Apa yang disampaikan ibu, kok pak Kuat sempat mengantarkan juga?" tanya pengacara.
"Ibu minta tolong, At tolong tas ibu, jadi saya bawa," jawab Kuat Maruf menirukan ucapan Putri Candrawathi.
Sosok sopir yang jadi terdakwa ini mengungkapkan soal ia mengantarkan tas hanya sampai depan kamar isolasi majikannya tersebut.
Ia membongkar apa yang terjadi di lift saat ia hanya berdua dengan Putri Candrawathi.
"Di lift juga ngga ngomong apa-apa, nggak ada ngomong apa-apa," ungkap Kuat Maruf.
Baca Juga: Kuat Maruf Akui Merasa Tidak Tenang: Jangan Diputer-puterlah Pak, Langsung Tembak Jeder Gitu!
Setelah tugasnya mengantar Putri Candrawathi dan tas sampai depan kamar, ia membenarkan pernyataan pengacara jika ia langsung turun.
"Saudara langsung turun ya lewat tangga yang ada di samping lift," ucap pengacara meyakinkan.
"Iya betul," tandas Kuat Maruf penuh percaya diri.
Pada minggu ini para terdakwa akan mendapatkan sidang tuntutan setelah sidang perkara pembunuhan ini digelar sejak pertengahan bulan Oktober 2022 kemarin.***