AYOJAKARTA.COM - Putri Candrawathi merupakan istri Ferdy Sambo.
Nama Putri Candrawathi menjadi sorotan publik usai kasus tewasnya Brigadir J.
Putri Candrawathi dengan narasi pelecehan seksual yang menimpanya itulah hingga menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat.
Melalui kanal YouTube tvOneNews, menayangkan momen saat Putri Candrawathi bersaksi di persidangan beberapa waktu lalu.
Dia menceritakan saat Susi berteriak minta tolong pada Kuat Maruf.
"Susi berteriak, Om Kuat tolong.. Om Kuat tolong ibu," ujar Putri Candrawathi sambil menangis.
Hal itu pun akhirnya membuat kuasa hukum keluarga Brigadir J, Irma Hutabarat angkat bicara.
Irma Hutabarat melalui YouTube tvOneNews mengungkapkan pendapatnya.
"Jadi ini kan seperti adegan action, kapan harus nangis gitu. Kalo ketika Susi memegang kaki saya trus langsung nangis," ujar sang pengacara.
Menurutnya saat dirinya menangis, dia tidak akan mengatakan 'saya menangis'.
Karena Irma menyebut, orang yang sedih tidak akan seperti itu.
Baca Juga: Kades di Bogor Diperas Rp50 Juta oleh 2 Orang Ngaku Wartawan, Motifnya Sebar Isu Pungli BNPT
Selanjutnya kuasa hukum itu mengungkapkan saat di Magelang tidak hanya ada Susi.
Dan pada saat itu Putri Candrawathi dalam keadaan sakit.
Dia juga menjelaskan bahwa Putri Candrawathi sempat tergeletak dan meminta Brigadir J untuk mengangkatnya.
Akan tetapi Brigadir J tidak kuat untuk mengangkat istri Ferdy Sambo itu sendirian.
Akhirnya dia mengajak Bharada E membopong majikannya tersebut.
Namun disebutkan bahwa Putri Candrawathi sempat menepis tangan Richard Eliezer saat itu.
"Oh mungkin dia maunya diangkat sendiri sama Joshua, tapi Joshua tidak kuat,"
"Iya kan mengangkat sendiri saja tidak kuat, minta bantuan Ichad. Bagaimana Joshua bisa membanting tiga kali? Apa dia langsing?" tegas Irma.
Menurutnya terdapat hal-hal teknis yang tidak masuk akal namun berulang kali diulang-ulang.
Awalnya dibanting tiga kali, lalu berubah diperkosa tiga kali.***