News

Daftar 8 Gunung Api Bawah Laut yang Paling Berbahaya di Indonesia!

Oleh: Desta Nurwati Siamyah Sabtu 07 Jan 2023, 13:24 WIB
8 Gunung Api Bawah Laut yang Paling Berbahaya di Indonesia!

AYOJAKARTA.COM - Gunung api bawah laut di Indonesia ternyata berpotensi bahaya besar, meskipun ini merupakan salah satu aset penting.

Keanekaragaman alam di bawah laut sejauh ini, belum dapat di eksplor secara keseluruhan oleh manusia.

Di Indonesia ditemukan 8 gunung api bawah laut yang diketahui paling berbahaya.

Baca Juga: Terungkap! 4 Poin Ini Ringankan Hukuman Richard Eliezer: Adanya Budaya Laksanakan hingga Keterpaksaan

Dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube Gr-Artha Elong dijelaskan bahwa, sebanyak 95 persen keanekaragaman di bawah laut belum di jelajahi oleh manusia.

Secara ilmiah, awalnya bumi merupakan planet yang diliputi lautan, bahkan dijuluki sebagai planet air.

Bumi menguasai laut sebesar 71 persen atau setara dengan luas laut 361,1 juta kilometer persegi (km²).

Sehingga baru sebagian kecil fakta ilmiah yang bisa ditemukan dibawah laut.

Baca Juga: Nasihat Quraish Shihab: Di Era Media Sosial, Berlatihlah Membatasi Bicara

Dirangkum oleh kanal YouTube Gr-Artha Elong, berikut penemuan Gunung Api bawah laut yang paling berbahaya di Indonesia :

1. Gunung Api Banua Wuhu

Gunung Api Banua Wuhu, termasuk gunung api bawah laut di Indonesia yang aktif, dimana terletak di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Puncak gunung hanya bisa terlihat dari kedalaman 5 meter air laut dimana gunung ini memiliki ketinggian 400 meter dari dasar laut.

Baca Juga: Ngeri! 7 Sesar Aktif Teridentifikasi Mengelilingi Kabupaten Cianjur, Simak Penjelasan BMKG

Gunung Api Banua Wuhu juga menjadi gunung tertinggi di dunia dengan ketinggian sekitar 10.000 kaki atau 3.000 meter.

Gunung yang merupakan aset berharga di Indonesia ini memiliki keunikan, yakni pada puncak gunung dapat terlihat gelembung panas yang suhunya 37 hingga 38 derajat celcius.

Tercatat Gunung Api Banua Wuhu pernah meletus terakhir pada tahun 919, dimana saat itu Pulau Magetan berjarak sangat dekat dari gunung.

Pasalnya diketahui Pulau Magetan itu, merupakan pulau yang dipadati oleh penduduk.

Baca Juga: Terungkap! 4 Poin Ini Ringankan Hukuman Richard Eliezer: Adanya Budaya Laksanakan hingga Keterpaksaan

Untuk saat ini agar dapat berwisata ke Gunung Api Banua Wuhu, wisatawan harus menyelam dengan teknik diving yang dipantau dan ditemani ahli.

2. Gunung Api Emperor Of China

Gunung Api Emperor Of China, juga termasuk gunung api bawah laut di Indonesia, di sebelah barat Laut Banda.

Menurut Wikipedia, gunung api ini merupakan bagian dari rangkaian gunung api Nieuwerkerk atau dikenal sebagai gugusan Emperor of China–Nieuwkerk (NEC).

Diketahui kedalaman puncak Gunung Api Emperor Of China tercatat hingga mencapai 2850 meter dari permukaan laut.

Baca Juga: Ferdy Sambo Buat Jaksa Heran Soal CCTV yang Tidak Ada Tujuan Akhir: Apa Maksudnya?

3. Gunung Api Nieuwerkerk

Gunung Api Nieuwerkerk, termasuk dalam gugusan Emperor Of China-Nieuwerkerk (NEC) yang terletak di laut banda perairan Maluku.

Puncak gunung terlihat dari kedalaman 2.285 meter dari permukaan laut, gunung ini merupakan gunung kembar.

Gunung kembar memiliki puncak satu sama lain yang berjarak 7 kilometer, puncak 1 dipisahkan oleh sadel dengan kedalaman 600 meter dari puncak 2.

Gunung Api Nieuwerkerk ini terakhir meletus pada tahun 1972.

Baca Juga: Identifikasi Sesar Aktif yang Belum Dideteksi, BMKG Minta Warga Cianjur Waspada

4. Gunung Api Submarine 1922

Gunung Api Submarine 1922, merupakan gunung api bawah laut di Indonesia dengan kedalaman 5.000 meter di bawah permukaan laut.

Tepatnya, lokasi Gunung Api Submarine terletak di Kepulauan Sangihe.

Dalam sejarah, gunung ini pertama kali ditemukan ketika terjadi gempa pada tahun 1922.

5. Gunung Api Yersey

Gunung Api Yersey, juga termasuk gunung api bawa laut di Indonesia yang terletak di Kawasan Flores Timur, Laut Banda Perairan Maluku.

Gunung ini berada dalam kedalaman 3.800 meter di bawah permukaan laut.

Tercatat dalam sejarah Gunung Api Yersey ditemukan pada tahun 1929.

Baca Juga: Gempa Malang Magnitudo 4,7 Berpusat di Laut Selatan: Bukan Megathrust, Melainkan Hal Ini

6. Gunung Api Hobal

Gunung Api Hobal, terletak di Laut Flores Timur dan merupakan anakan dari Gunung Iliwerung yang letaknya berdekatan, yakni di Pulau Lembata.

Peristiwa letusan pada Gunung Api Hobal pernah terjadi pada tahun 1979 itu mengakibatkan tsunami, kemudia letusan terakhir terjadi pada tahun 1999.

Dikarenakan jarak Gunung Api Hobal ini dekat dengan pulau, sehingga 2 gunung aktif ini ditakutkan masyarakat setempat.

Baca Juga: Ups! Integritas Hendra Kurniawan Bikin Ferdy Sambo Takut Skenarionya Ketahuan

7. Gunung Kawio Barat

Gunung Kawio Barat, adalah gunung yang terletak di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 1.900 meter di bawah permukaan laut.

Banyak sumber mengatakan bahwa, gunung ini memiliki ketinggian mencapai 3.200 meter jika diukur dari paling dasarnya dan bisa menjadi gunung api bawah laut tertinggi.

Baca Juga: Tanyakan Kredibilitas Hakim Wahyu yang Sedang 'Digoyang' di Penghujung Sidang FS, Jubir KY: Kita Akan Telusuri

8. Gunung Raksasa di Perairan Barat Sumatera (Palung Sunda)

Gunung Raksasa di Perairan Barat Sumatera (Palung Sunda), ini berhasil ditemukan oleh Tim Gabungan Pakar Geologi Indonesia, Amerika Serikat dan Prancis.

Dimana diketahui gunung ini memiliki diameter 50 kilometer dengan tinggi 4.600 meter dan berada 330 kilometer arah barat Kota Bengkulu.

Lokasi gunung ini tepatnya terletak di Palung Sunda, Barat Daya Sumatera.

Puncak terlihat dari kedalaman 1.280 meter dari bawah permukaan laut, jika gunung ini aktif maka potensi bahaya yang terjadi akan sangat besar.***

Reporter Desta Nurwati Siamyah
Editor Vincensia Enggar Larasati