AYOJAKARTA.COM – Ferdy Sambo blak-blakan soal alasan mengapa ia tak berani jujur kepada Hendra Kurniawan soal skenario pembunuhan Brigadir J.
Hal ini disampaikan oleh Ferdy Sambo saat menjadi saksi untuk terdakwa mantan anak buahnya, yakni Hendra Kurniawan.
Saat persidangan, Ferdy Sambo mengaku jika dirinya tak berani jujur mengenai skenario tembak menembak.
Ini yang kemudian membuat Ferdy Sambo khawatir dengan tindak lanjut dari Hendra Kurniawan.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KompasTV, Sambo menilai Hendra adalah sosok yang berintegritas.
Diketahui, Hendra sudah berada di divisi Propam Polri selama 15 tahun.
Ini yang kemudian menjadi kekhawatiran Sambo terkait skenarionya apabila diketahui oleh Hendra.
Terlebih sudah banyak anggota Polri yang ditindak oleh Hendra dan ini yang membuat Sambo tak berani jujur soal skenarionya.
Baca Juga: Ngeri! 7 Sesar Aktif Teridentifikasi Mengelilingi Kabupaten Cianjur, Simak Penjelasan BMKG
“Keras penegakan disiplin internal yang dilakukan oleh Biro Paminal, 214 di tahun 2001 personil power ini sudah dilakukan operasi tangkap tangan,” kata Sambo.
“Ini prestasi tapi tidak pernah terekspos karena ini terkait internal,” lanjut Sambo.
Sambo kemudian mengungkapkan, jika ia takut Hendra tidak bisa mengikuti skenarionya.
Karena seperti yang disampaikan olehnya, Hendra sudah lama berkecimpung di divisi Propam Polri.
Baca Juga: Ferdy Sambo Buat Jaksa Heran Soal CCTV yang Tidak Ada Tujuan Akhir: Apa Maksudnya?
“Nah kemudian itulah yang kemudian menjadi penyebab saya khawatir dia memiliki potensi untuk tidak bisa mengikuti skenario saya,” ungkapnya.
Seperti yang diketahui, Hendra Kurniawan kini terseret dalam kasus pembunuhan Brigadir J yang didalangi oleh Ferdy Sambo.
Walaupun tak terlibat langsung dalam kasus pembunuhan Brigadir J, Hendra menjadi tersangka kasus Obstruction of Justice atau upaya menghalangi penyidikan.***

Share this article
Hal ini disampaikan oleh Ferdy Sambo saat menjadi saksi untuk terdakwa mantan anak buahnya, yakni Hendra Kurniawan.