News

Momen Haru Richard Eliezer Memeluk Kedua Orang Tuanya Usai Persidangan: Kami Tak Berharap Lebih

Oleh: Linda Wati Kamis 05 Jan 2023, 19:43 WIB
Momen Haru Richard Eliezer Memeluk Kedua Orang Tuanya Usai Persidangan: Kami Tak Berharap Lebih

AYOJAKARTA.COM - Richard Eliezer kembali menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

Pada siang lanjutan yang digelar pada Kamis, 5 Januari 2023, kali ini kedua orang tua Richard Eliezer hadir di persidangan.

Momen haru terekam saat Richard Eliezer memeluk kedua orang tuanya usai persidangan.

Baca Juga: Penuh Haru! Ketika Richard Eliezer Mengakui Menembak Brigadir J, Bharada E: Andai Waktu Bisa Berputar Kembali 

Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompastv, berikut ulasannya.

Bharada E mulanya menyalami Jaksa Penuntut Umum dan Penasehat Hukum ketika di dalam ruang sidang.

Setelah itu, barulah ia menghampiri kedua orang tuanya dan langsung memeluknya.

Kedua orang tua Bharada E juga sempat diwawancari oleh Wartawan, ditemani dengan Ronny Talapessy.

Baca Juga: Susno Duajdi Sebut Hakim Terpancing 'Permainan' Sambo, PN Jaksel Ternyata Sudah Siapkan Serangan Balasan

Ibunda Bharada E, Rynecke Alma Pudihang menyampaikan banyak terima kasih kepada semua orang yang senantiasa memberi dukungan pada putranya.

Selain itu tak lupa juga ia mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga Brigadir Yosua.

Sebagai orang tua, Rynecke Alma Pudihang mengaku tidak berharap lebih hanya menginginkan yang terbaik dari Tuhan.

“kami tak mengharapkan yang berlebihan tapi kita selalu berharap yang terbaik dari Tuhan, apa yang Tuhan berikan apa nanti hasilnya itu yang terbaik dari Tuhan,” ujar Rynecke.

Baca Juga: Istri Indra Bekti Aldila Jelita Berencana Tutup Donasi, Bukan Karena Cibiran Warganet Melainkan..  

Disamping itu, Ronny Talapessy menilai bahwa sidang lanjutan hari ini telah transparan.

Bharada E juga dinilai bersikap secara konsisten dalam mengungkapkan kesaksiannya.

Sebagai justice collaborator, Ronny juga menilai bahwa kliennya telah mendapatkan haknya.***

Reporter Linda Wati
Editor Vincensia Enggar Larasati