AYOJAKARTA. COM- Dalam sebuah acara Rosi di kompastv, Dimana orang tua dari Richard Eliezer, Sunandag Yunus Lumiu dan Rynecke Alma Pudihang bercerita bagaimana mereka dijemput oleh Brimob saat kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat yang mulai terungkap ke publik.
Rineke mengungkapkan bahwa mereka dijemput di kediaman mereka di Manado untuk ditempatkan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.
"Kita dijemput dari Brimob tanggal 20 Juli (2022). Kita dijemput dan dibawa ke Mako Brimob Kelapa Dua untuk keamanan," kata Rynecke.
Baca Juga: Inilah Tanggapan Kuat Maruf yang Buat Audiens Terpingkal Saat Disebut Kepintaranya Dibawah Rata-Rata
Kemudian ibunda dari Richard Eliezer juga mengungkapkan bahwa ketika anaknya mulai berkata jujur terkait peristiwa pembunuhan Brigadir Yosua.
Ia mengatakan pada saat itu kalau Eliezer sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mabes Polri.
Sementara itu diketahui bahwa Richard Eliezer jua menelepon ibunya yang tengah berada di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.
"Jadi, tiba-tiba HP saya bunyi. Terus, saya angkat. Tau-tau dia nangis, Icad yang nelpon," kata ibunda Richard.
Baca Juga: Dulu, Dodi Hidayatullah Kasih Mahar Unik Pada Auliya Fadlilah yang Bikin Kaum Hawa Baper!
Pada saat itu Richard menangis dan bilang kalau dia tersiksa selama ditahan.
"Dia nangis waktu itu dia bilang Mama, saya sudah merasa tersiksa. Saya merasa sangat tersiksa, "kata Richard yang ditirukan oleh Rynecke ibundanya.
Selama ditahan saya hanya makan nasi sama sayur dan hal tersebut juga membuatnya semakin tersiksa sehingga ia memutuskan untuk berkata jujur.
"Dia bilang dua tiga hari ditahan, Mama saya sudah sangat tersiksa hanya makan nasi sama sayur, dan mereka yang lain yang terlibat enak-enak di luar, saya akan bicara jujur. Dia bilang seperti itu," lanjutnya.
Baca Juga: Sempat Viral Mahar Surat Ar-Rahman, Dodi Hidayatullah Putuskan Cerai
Mendengar tangisan sang anak, Rynecke juga meminta agar Richard Eliezer kuat buat hadapi cobaan ini dan ia juga Richard untuk berkata jujur soal peristiwa pembunuhan Brigadir Yosua tersebut.
“Lalu, saya menangis. Saya bilang ke dia, adek harus bicara jujur, enggak usah sembunyi karena untuk apa adek harus menahan semua, karena ini kan bukan perbuatan dia, banyak yang melakukan ini, ada beberapa orang yang lain enak-enak di luar. Kamu harus jujur," ucap Rynecke saat berpesan pada sang anak untuk mengungkapkan kebenaran yang sebenarnya.
"Dia bilang, Mama, saya sudah mau jujur malam ini mama.” Katanya sambil terisak.
Baca Juga: Dokter Tifa Cemooh Teknologi BMKG hingga Prediksi Gempa dan Tsunami Sendiri
Selanjutnya Richard meminta orang tuanya untuk datang ke Mabes Polri. Setelah sampai di Mabes orang tua Richard mengatakan kalau anaknya membuat pengakuan tentang kebenaran yang terjadi saat Yosua tewas terbunuh di rumah dinas Ferdy Sambo Duren Tiga.
Setelah itu Richard meminta orang tuanya untuk percaya padanya agar ia bisa mengungkapkan skenario yang dibuat Ferdy Sambo nanti nya di depan publik