News

Ronny Talapessy Ungkap Grup WA Duren Tiga Jadi Bukti Bharada E Tak Ikut Persekongkolan Ferdy Sambo, Kok Bisa?

Oleh: Linda Wati Selasa 20 Des 2022, 17:36 WIB
Ronny Talapessy Ungkap Grup WA Duren Tiga Jadi Bukti Bharada E Tak Ikut Persekongkolan Ferdy Sambo, Kok Bisa?

AYOJAKARTA.COM - Ahli Digital Forensik menyebut setelah kematian Yosua, ada grup WhatsApp (WA) bernama Duren Tiga yang beranggotakan Ferdy Sambo dan anak buahnya.

Ronny Talapessy selaku kuasa hukum Bharada E ikut menanggapi grup WhatsApp tersebut.

Menurut Ronny Talapessy, grup WhatsApp (WA) Duren Tiga itu dapat menjadi bukti bahwa Bharada E tidak bersekongkol dengan Ferdy Sambo.

Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Kompastv pada Selasa (20/12/2022), berikut tanggapan Ronny Talapessy soal grup WA tersebut.

Baca Juga: 5 Terdakwa Beri Tanggapan Atas Keterangan Ahli, Kuat Maruf Malah Bikin Ngakak Seisi Ruang Sidang Gegara Ini

Diketahui bahwa Ahli Digital Forensik menyebut grup tersebut dibuat setelah kematian Yosua pada 11 Juli 2022.

Menurut Ronny Talapessy, dikeluarkannya Richard Eliezer dari grup WA itu menandakan bahwa kliennya tidak aktif dalam grup tersebut.

“Itu kalau disampaikan di persidangan, bukan Bharada E yang keluar tapi dikeluarkan jadi itu terlihat sekali yang aktif siapa, yang tidak aktif dalam grup itu siapa,” ucap Ronny Talapessy.

“Jadi perlu kita tegaskan bahwa klien kami tidak aktif jadi kemudian dikeluarkan juga di hari yang sama oleh admin,“ lanjutnya.

Baca Juga: Terungkap! Ternyata Inilah Sosok Kontak 'Tuhan Yesus' yang Ada di Grup WhatsApp Geng Sambo

Sebelumnya Richard Eliezer juga mengaku bahwa dirinya sempat mendapatkan doktrin dari Ferdy Sambo.

Dikeluarkannya Richard Eliezer dari grup WA tersebut, membuat Ronny Talapessy menyimpulkan kalau kliennya itu tidak melakukan persekongkolan dengan Ferdy Sambo Cs.

“WA itu tadi tidak dijelaskan secara spesifik yah. Jadi ini sebenernya menjelaskan bahwa yang disampaikan oleh klien saya, bagaimana satu bulan itu saudara Ferdy Sambo tetap memberikan kalau dibilang doktrinisasi yah, itu terbukti bahwa yang aktif adalah saudara Ferdy Sambo bukan klien kami,” ujar Ronny Talapessy.

“Klien kami yang diinvite kan dan dikeluarkan juga, klien kami tidak aktif bukan bagian dari persekongkolan,” tambahnya.

Menurut Ronny Talapessy, saat penembakan Brigadir J, Richard Eliezer dalam posisi tertekan.***

Reporter Linda Wati
Editor Fathul Amanah