AYOJAKARTA.COM – Prabu Jayabaya yang hidup dari tahun 1135-1159 kerap kali membuat ramalan yang di kemudian hari benar terjadi. Ada ramalannya yang menyebutkan kata mati dan sirna pada tahun 2023 yang dibahas pada artikel ini.
Warga Indonesia pasti sudah tidak asing dengan nama Jayabaya yang merupakan tokoh penting pada Kerajaan Kediri.
Dalam tradisi Jawa, Jayabaya dikenal piawai dalam meramal kejadian pada masa depan tentang berbagai hal dari mulai bencana alam, politik, bahkan hingga teknologi.
Baca Juga: Inilah 20 Ramalan Jayabaya Tentang Indonesia yang Terjadi di Tahun 2022, Apa Saja?
Sang Prabu pun tak luput untuk memprediksi apa yang akan terjadi pada tahun 2023. Ramalan ini kemudian membuat banyak orang ketar-ketir karena terdapat hal buruk dalam ramalannya.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube KAHURIPAN pada Selasa, 20 Desember 2022, arti kata mati dan sirna dalam ramalan Jayabaya ada di antara 5 ramalan di bawah ini.
1. Kondisi alam akan berantakan
Kondisi alam yang diramalkan akan berantakan ini disebabkan karena banyak bencana alam yang akan terjadi. Bencana alam diperkirakan akan didominasi oleh elemen batu, air, dan api.
Dalam ramalan disebutkan juga bahwa gunung berapi di Indonesia akan sangat aktif dan menyebabkan kehancuran.
Baca Juga: Sumber Ramalan Prabu Jayabaya, Raja Kediri yang Dikenal Masyarakat Jawa sebagai Sosok Raja Mumpuni
2. Akan terjadi resesi
Jauh sebelum pemerintah Indonesia mengumumkan untuk waspada akan adanya bahaya resesi, Jayabaya sudah terlebih dahulu meramalkan hal ini akan terjadi.
Diramalkan bahwa akan ada resesi besar-besaran bukan hanya di Indonesia saja tetapi juga di dunia.
Dalam ramalannya terdapat kalimat “Wong nggolet pangan koyo gabah diinteri,” yang memiliki arti orang-orang akan berada pada masa kepanikan mencari makan seperti beras yang digoyang-goyangkan.
3. Kondisi politik yang kacau balau
Jayabaya mengatakan “Besok yen ono peperangan teko soko wetan, kulon, kidul, lan lor. Akeh wong becik soyo sengsoro, wong jahat soyo seneng”.
Baca Juga: Sederet Ramalan Jayabaya Ini Bikin Merinding, Sebut Ada Bencana Alam Dahsyat di Tahun 2023!
Artinya adalah jika ada kekacauan politik yang terjadi, penyebabnya bisa datang dari segala arah. Banyak orang baik yang akan menderita, sedangkan orang jahat akan mendapatkan keuntungan.
Tidak hanya itu saja, Jayabaya juga menyebutkan bahwa perang saudara akan terjadi pada 2023.
“Ono peperangan ing jero amargo poro pangkat akeh sing podo salah paham,” tulis Jayabaya dalam ramalannya.
4. Pandemi belum benar-benar berakhir
Walaupun pandemi sudah mereda di tahun 2022 namun di dalam ramalan Jayabaya disebutkan bahwa “Akeh wonng dicokot lemud mati, lan akeh wong dicokot semut sirno”.
Kalimat tersebut berarti banyak orang yang digigit nyamuk, mati. Dan banyak orang yang digigit semut, hilang.
Nyamuk dan semut dalam Jayabaya diartikan sebagai metafora dari berbagai virus yang bisa saja menyebabkan pandemi lainnya pada tahun 2023.
Jadi kata mati dan sirna dalam ramalan ini adalah kematian yng disebabkan oleh virus di dalam pandemi.
5. Meningkatnya teknologi
Selain ramalan tentang bencana alam dan kekacauan politik, Jayabaya juga meramalkann akan adanya peningkatan pesat pada teknologi di tahun 2023.
“Akeh umah ing nduwur jaran,”. Kalimat ini memiliki arti banyak rumah di atas kuda. Kuda bisa diartikan sebagai metafora dari kemajuan peradaban di masa Jayabaya.***