News

Waspada! Peneliti Geodesi Ungkap 5 Wilayah Ini Dalam Fase 'Menunggu' Siklus Puncak dari Gempa Megathrust

Oleh: Dyah Arum Ratri Jumat 16 Des 2022, 20:08 WIB
Waspada! Peneliti Geodesi Ungkap 5 Wilayah Ini Dalam Fase ‘Menunggu’ Siklus Puncak dari Gempa Megathrust

AYOJAKARTA.COM - Informasi seputaran gempa megathrust yang berpotensi tsunami 34 meter masih banyak dicari oleh masyarakat.

Fenomena megathrust sendiri merupakan gempa besar dengan magnitudo mencapai 9, yang diprediksi akan terjadi di Indonesia.

Namun prediksi mengenai potensi gempa megathrust yang berpotensi tsunami 34 meter tersebut bukanlah kabar burung semata.

Baca Juga: Info BMKG Hari Ini: Gempa 4,1 Magnitudo Mengguncang Pandeglang Banten, Masyarakat Perlu Waspada Gempa Susulan

Informasi tersebut benar-benar hasil penelitian dari para ahli sejak 10 tahun terakhir.

Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube tvOne News pada Jumat (16/12/2022), salah satu ahli yang juga menuturkan informasi megathrust tersebut adalah Heri Andreas selaku Peneliti Geodesi ITB.

Heri Andreas mengungkapkan jika prediksi gempa megathrust yang berpotensi tsunami 34 meter tersebut merupakan siklus 200 tahunan.

Baca Juga: Sesar Cugenang Sebabkan Gempa Bumi di Cianjur, Ahli Khawatir Bencana yang Datang Setelahnya

“Dari hasil penelitian, disekitar 1400an itu ada rangkaian gempa bumi dan tsunami, 200 tahun berikutnya 1600an itu juga ada catatan gempa bumi dan tsunami, 200 tahun berikutnya di 1800an ada juga rangkaian gempa bumi dan tsunami. Jadi polanya itu per 200 tahunan itu jelas,” ungkap Heri Andreas. 

“Ini artinya ditahun 2000an, sekarang 2022 kita sedang berada diujung siklus pengulangan gempa-gempa besar dan tsunami,” imbuhnya.

Selain itu, Heri Andreas juga menyebutkan beberapa wilayah Indonesia yang termasuk dalam segmen megathrust.

Baca Juga: Jangan Termakan Hoax! Ini Perbedaan Gempa Megathrust dan Gempa yang Disebabkan Oleh Sesar

Bahkan dijelaskan oleh Heri jika wilayah-wilayah tersebut sedang menunggu puncak terjadinya megathrust.

“Tentunya di daerah lain bisa terjadi ya tetapi kalau khusus ke segmen megathrust Jawa Sumatera, nah ini jadi sekarang yang sedang menunggu selatan Jawa Barat, Banten sampai 40 tahun ke depan,” jelas Peneliti Geodesi ITB tersebut.

“Termasuk selatan Padang sudah menunggu, kemudian Parangtritis sama sedang menunggu karena ini energinya juga bisa 9 di sini,” imbuh Heri Andreas sambil menunjukkan zona megathrust melalui komputer.

Baca Juga: Waspada! Peneliti ITB Ungkap Indonesia Berada di Penghujung Siklus Gempa Megathrust, Terjadi 40 Tahun Lagi?

Selain Jawa dan Sumatera, Heri mengatakan bahwa Pulau Bali juga termasuk dalam zona megathrust.

“Nah kemudian Bali juga ya sebenarnya besar tapi ya sensitive lah di sini,” ungkapnya.

Lantas saat ditanya perihal kapan waktu tepatnya gempa megathrust tersebut akan terjadi, Peneliti Geodesi tersebut menuturkan seperti berikut.

Baca Juga: Gempa Bumi Megathrust Mimpi Buruk Bagi Indonesia, Kenali Mitigasi Bencana Sejak Dini!

“Kalau bicara kapan pastinya, belum ada peneliti yang bisa menentukan sampai dengan hari apalagi jamnya itu tidak ada, tetapi dikenal siklus gempabumi dimana gempa bisa berulang,” jelas Heri.

“Ya sebenarnya masih banyak misteri yang belum bisa terjawab terkait kapan pastinya, nah tetapi sampai saat ini kalau dimana kan udah jelas di sini, berapa kekuatannya? Sudah 8,7 sampai 9 itu udah fakta ilmiah,” pungkasya kepada tvOneNews pada (24/1/2022) lalu.***

Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Desi Kris