AYOJAKARTA.COM - Masyarakat telah terlanjur paranoid terhadap gempa bumi yang sering terjadi di Indonesia.
Selain itu banyak hoax atau berita bohong yang terlanjur menyebar di sosial media.
Salah satunya adalah mengenai gempa bumi megathrust yang diperkirakan akan melanda diantara wilayah Jawa dan Sumatra.
Kabar yang beredar pun semakin meresahkan tak kala bencana gempa bumi yang melanda beberapa wilayah di Jawa Barat terjadi beberapa waktu lalu
Para ahli di bidang ilmu kegempaan pun telah banyak penelitian yang menjelaskan mengenai perbedaan gempa bumi yang terjadi di beberapa wilayah Jawa Barat dengan megathrust.
Lantas apa yang beda antara gempa bumi yang disebabkan oleh sesar dan gempa bumi megathrust?
Baca Juga: Gempa Bumi Megathrust Mimpi Buruk Bagi Indonesia, Kenali Mitigasi Bencana Sejak Dini!
Pengertian gempa yang disebabkan oleh sesar
Dilansir AyoJakarta.com dari cuitan di akun Twitter @DaryonoBMKG pada (12/12/2022) yang merupakan Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG menjelaskan bahwa sesar merupakan rekahan atau lempeng kerak bumi yang bergeser.
Lebih jelas, Daryono menjelaskan mengenai sesar dalam wawancara team Ayojakarta.com (12/12/2022) bahwa sesar merupakan bagian dari kulit bumi yang patah.
Hal senada disebutkan pula dalam jurnal ilmiah oleh Fakultas Teknik Jember yang menyebutkan bahwa Sesar/patahan/fault merupakan suatu gejala adanya pergeseran lapisan batuan akibat gaya tekan kerak bumi.
Dalam jurnal tersebut dijelaskan pula bahwa kerak bumi tersusun atas batuan yang dapat mengalami gaya penekanan sehingga terjadi patahan.
Karena gesekan dan kekakuan batuan, batuan tidak bisa meluncur atau saling melewati satu sama lain dengan mudah.
Baca Juga: BMKG Lapor Sumur Banten Diuncang Gempa Berkekuatan 4,1 Magnitude
Seperti aktivitas sesar yang ada di Cianjur, daerah yang dilewati sesar tersebut merupakan area berbahaya dan rawan kerusakan berat saat sesar tersebut aktif.
Pengertian Gempa Megathrust
Megathrust atau gempa besar ini sering diungkapkan oleh para ilmuwan dan diprediksi akan melanda wilayah Indonesia.
Baca Juga: Info Gempa Hari Ini 16 Desember: Terasa di Sumur Banten, Nias, dan Fak-fak dengan Skala Magnitudo 4
Daryono dalam wawancara dengan tim Ayojakarta.com (12/12/2022) memberikan penjelasan terkait megathrust berada di Samudra Hindia selatan Jawa dan yang menjadi sumber gempa adalah tumbukan lempeng.
Dikutip dari YouTube Narasi Newsroom pada Jumat (16/12/2022) permukaan lempeng yang berupa lempeng benua atau samudra selalu bergerak selama jutaan tahun.
Indonesia dilewati oleh tiga lempeng yaitu lempeng Indo Australia di sebelah selatan, lempeng Pasifik di sebelah Timur dan lempeng Eurasia di sebelah Utara.
Baca Juga: Gempa Guncang Sumur Banten Pagi Ini 16 Desember, BMKG Catat Magnitudo 4.1
Gerakan permukaan lempeng tersebut bisa berupa saling gesek, menjauh dan bertumbukan.
Tumbukan pada lempeng tersebut yang biasanya disebut dengan subduksi atau keadaan dimana lempeng samudra menyelinap ke bawah lempeng benua.
Tumbukan tersebut memiliki kekuatan yang sangat besar karena memiliki perbedaan massa jenis, hal inilah yang disebut megathrust.
Kepala PRTH BRIN, Dr. Ing. Widjo Kongko menyampaikan penjelasannya mengenai megathrust.
"Nah ini batas-batas tumbukan itu adalah daerah megathrust dan kemudian itu yang bisa menyebabkan gempa bumi dengan tinggi," ucap Dr. Ing. Widjo Kongko.
Dr. Ing Widjo Kongko pun menjelaskan tentang zona Subduksi di Indonesia yang terbagi atas 13 segmen tersebar dari Aceh sampai Papua dengan potensi gempa 8,5 SR hingga 9 SR.
Baca Juga: Gempa Susulan Cianjur Total Sebanyak 418 Kali Per Hari Ini, Tak Ada Potensi Tsunami dan Mulai Stabil
"Itu daerah subduksi semua, dan itu potensi gempa megathrust, istilahnya begitu, dan itu besar, bisa sampai skala 8 keatas 8,5 bahkan 9, kaya yang di Aceh," ucap Widji Kongkom.
Jadi berdasarkan keterangan ahli, gempa yang disebabkan oleh sesar berbeda dengan gempa megathrust
Hal ini disampaikan oleh Daryono bahwa sesar tidak dapat menyebabkan terjadinya gempa bumi megathrust.
Selain itu aktivitas gempa bumi megathrust pun tidak semudah itu bisa mempengaruhi pergerakan sesar-sesar yang berada di sekitar pusat gempa megathrust.***

Share this article
Simak baik-baik penjelasan ahli, ini perbedaan gempa megathrust dan gempa yang disebabkan oleh sesar.