News

Terkuak! Pembunuhan Berencana Brigadir J Berawal dari Pengejaran Sosok Wanita oleh Putri Candrawathi di Kemang

Oleh: Ardiany Fitri Sholekah Rabu 14 Des 2022, 14:58 WIB
Kamaruddin Simanjuntak sebut pembunuhan berencana Brigadir J berawal dari pengejaran sosok Wanita oleh Putri Candrawathi di Kemang

AYOJAKARTA.COM - Pernyataan Richard Eliezer alias Bharada E tentang sosok wanita yang keluar dari dalam rumah Ferdy Sambo di Jalan Bangka membuat penasaran publik hingga kini.

Pasalnya setelah Bharada E menyampaikan kesaksiannya tersebut, kedua terdakwa baik Ferdy Sambo maupun Putri Candrawati tidak ada yang mengakui kebenaran keterangan itu.

Hal ini kemudian ditanggapi oleh Kamarudin Simanjuntak melalui sebuah tayangan video yang dikutip AyoJakarta.com pada akun YouTube Uya Kuya TV.

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Ungkap Sosok 'Piala Bergilir' Diduga Simpanan Ferdy Sambo: Sudah Dipakai Para Jenderal!

Kamaruddin Simanjuntak mengatakan bahwa kejadian yang melibatkan sosok wanita menangis di rumah Jalan Bangka tersebutlah yang mendasari perencanaan pembunuhan sejak satu bulan sebelum tanggal kejadian.

"Perencanaannya sejak tanggal 19 dan 21 Juni, berawal dari Putri Candrawati mengajak para ajudan memakai laras panjang, untuk mencari seorang perempuan diseputar Kemang," ucap Kamaruddin Simanjuntak. 

Kamaruddin Simanjuntak pun menjelaskan bahwa saat Putri dan para ajudan mencari ke daerah Kemang, perempuan tersebut tidak ditemukan dan ternyata malah sudah sampai di rumah Jalan Bangka.

Baca Juga: Ferdy Sambo Bantah Ikut Tembak Yosua, Kamaruddin Nilai Itu Bohong: Dia Takut Dihukum Mati

"Perlu diketahui bahwa selama ini Putri tidur di rumah jalan Bangka bersama pria-pria gagah perkasa yaitu para ajudan, bersama sopir dan juga tukang kebun, tapi Ferdy Sambo tidur dirumah jalan Bangka bersama Daden," ucap Kamaruddin.

Kamaruddin Simanjuntak juga mempertanyakan perihal yang terjadi di dalam rumah Bangka tersebut sehingga menyebabkan sosok perempuan itu keluar dengan menangis.

Ia pun menyebutkan bahwa ada beberapa orang yang mengetahui kejadian yang terjadi di rumah jalan Bangka.

Baca Juga: Putri Candrawathi Hidup Bersama dan Dicari untuk Curhat 15 Menit dengan Brigadir J, Kamaruddin Ungkap Hal Ini

"Yang tahu itu hanya beberapa orang, pertama Ferdy Sambo, yang kedua Putri Candrawati, yang ketiga Elben yang disebut koh Elben, yang keempat perempuan itu, yang ke lima adalah almarhum, tapikan almarhum sudah meninggal, yang keenam adalah Matius ajudan asal Papua," ucap Kamaruddin.

Kamaruddin mengatakan bahwa siapa sosok perempuan yang menangis tersebut harus digali guna memberikan keterangan terhadap kasus pembunuhan berencana ini.

Kemudian Uya Kuya bertanya kemapada Kamaruddin mengenai siapa sosok wanita ini apakah dari masyarakat sipil.

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak: Bahkan Setan pun Tak Percaya pada Ferdy Sambo dan Sedang Menertawakannya

"Diduga baju Coklat," ucap Kamaruddin Simanjuntak.

Kamaruddin menambahkan bahwa sejak kejadian tersebut Yosua mengalami pengancaman pembunuhan.

"Sejak saat itu Yosua mengalami ancaman-ancaman, jadi analisis saya berdasarkan informasi intelegen Yosua dianggap memberi tahu rahasia ke PC (Putri Candrawati," ucap Kamaruddin.***

Reporter Ardiany Fitri Sholekah
Editor Desi Kris