Ferdy Sambo Bantah Ikut Tembak Yosua, Kamaruddin Nilai Itu Bohong: Dia Takut Dihukum Mati

Teguh Akui Tidak Ikut Tembak, Ferdy Sambo Akhirnya keceplosan Ia Tembak Punggung Yosua!
Teguh Akui Tidak Ikut Tembak, Ferdy Sambo Akhirnya keceplosan Ia Tembak Punggung Yosua!

AYOJAKARTA.COM – Ferdy Sambo berulang kali menyatakan dirinya tidak ikut menembak Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J sehingga tewas.

Terakhir, hal itu dia sampaikan ketika menjadi saksi dalam perkara pembunuhan berencana terhadap Yosua dengan terdakwa Kuat Ma’ruf, Richard Eliezer atau Bharada E, dan Ricky Rizal alias Bripka RR pada pekan lalu.

Menanggapi hal itu, kuasa hukum Keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menyebutkan bantahan dari Ferdy Sambo merupakan haknya sebagai terdakwa.

“Dia kan terdakwa. Terdakwa atau tersangka itu kan punya hak ingkar. Apalagi dia ancamannya kan hukuman mati,” ujar Kamaruddin saat dihubungi pmjnews.com, Minggu 11 Desember 2022.

Menurut Kamaruddin, Ferdy Sambo membantah dia ikut menembak Brigadir J karena takut dihukum mati dalam perkara pembunuhan berencana terhadap Yosua itu.

“Sebetulnya FS (Ferdy Sambo) takut dihukum mati. Jadinya dia berusaha berbohong, padahal sebetulnya berbohong itu justru makin menjerat dia,” kata Kamaruddin.

Baca Juga: Yuk Cairin BSU 2022 Paling Lambat 20 Desember, Kalau Telat BLT Subsidi Gaji Hangus, Dikembalikan ke Kas Negara

Baca Juga: Potensi Gempa Megathrust Pemicu Tsunami 34 Meter di Jawa dan Sumatra, Pakar BRIN: Harus Tingkatkan Kewaspadaan

Kamaruddin justru memberikan saran kepada Ferdy Sambo agar berterus-terang dalam memberikan kesaksian. Dengan begitu, Hakim jada akan lebih bersimpati dan tidak menjadi sesuatu hal yang dipandang memberatkan.

“Justru sebetulnya lebih bagus dia berterus-terang supaya hakim ada simpati. Kalau dia berterus-terang dan mengaku salah karena berbelit-belit itu dipandang memberatkan kan gitu,” kata Kamaruddin.

Kuasa hukum Keluarga Yosua itu menyebut kebohongan Ferdy Sambo dapat dilihat dari gestur ketakutan Sambo dalam persidangan, seperti memegang microphone (mic) dengan dua tangan.

“Jadi perubahan-perubahan seperti itu lazim terjadi, karena kalau kita liat gestur tubuhnya kan dia juga ketakutan. Liat mukanya juga tidak segagah yang dulu lagi. Pegang mic-nya juga sampai dua tangan itu seperti orang yang lagi sangat ketakutan,” katanya.

Kronologi Penembakan Yosua Versi Ferdy Sambo

Bantahan Ferdy Sambo bahwa dia ikut menembak Yosua disampaikan pada sidang yang berlangsung, Rabu 7 Desember 2022, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). Ferdy Sambo hadir mengenakan kemeja warna putih.

Seperti ditayangkan oleh kanal YouTube Kompas TV, Dalam kesaksiannya, Ferdy Sambo menceritakan versinya tentang kejadian penembakan terhadap Yosua.

“Saya masuk ke dalam, ketemu Kuat. Saya sampaikan ke Kuat, ‘Mana Yosua, panggil,” kata Ferdy Sambo menceritakan.

“Setelah itu Yosua masuk bersama Kuat, dan Ricky di belakangnya. Begitu masuk, saya sudah emosi waktu itu karena mengingat perlakukan Yosua kepada istri saya,” kata Ferdy Sambo.

“Saya kemudian berhadapan dengan Yosua. Saya sampaikan ke Yosua ‘Kenapa kamu tega sama Ibu’?” tanya Ferdy Sambo kepada Yosua.

Baca Juga: Potensi Tsunami 34 Meter Dipicu Gempa Megathrust di Selatan Jawa dan Sumatra, Pakar BRIN: Tapi Tak Tahu Kapan

Baca Juga: BPOM Tarik Lagi Izin Edar 32 Obat Sirup, Cek Apakah Ada di Rumah Ya

Melanjutkan ceritanya, Ferdy Sambo mengaku jawaban Yosua tidak seperti yang diharapkan.

“Dia (Yosua) malah menanya balik, ‘ada apa komandan’, seperti menantang. Saya kemudian lupa, tidak bisa mengingat lagi. Saya bilang, ‘kamu kurang ajar’,” kata Ferdy Sambo.

Lantas Ferdy Sambo mengatakan, “saya perintahkan Richard, untuk hajar Chard.”

“Bagaimana cara saudara memerintahkan Richard?” tanya Hakim.

“Hajar Chard, kamu hajar Chard. Kemudian ditembaklah Yosua, sambil maju, sampai roboh. Itu kejadian cepat sekali, tidak sampai sekian detik Karena cepat sekali penembakan itu.”

“Saya kaget, kemudian saya sampaikan, setop berhenti. Begitu melihat Yosua jatuh kemudian sudah ada berlumuran darah, saya jadi panik yang Mulia. Saya tidak tahu bagaimana harus menyelesaikan penembakan ini.”

Baca Juga: 1 Juta Pekerja Belum Cairkan BSU 2022, Begini Cara Cek Penerima dan Tarik BLT Subsidi Gaji

“Terus,” tanya Haikim.

“Kemudian saya berpikir, dengan pengalaman saya, yang paling memungkinkan bahwa peristiwa penembakan ini adalah tembak-menembak Yang Mulia. Akhirnya kemudian saya melihat ada senjata Yosua di pinggang, saya kemudian mengambil dan mengarahkan tembakan ke dinding.”

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# PN Jaksel
# Yosua
# Brigadir J
# Kamaruddin Simanjuntak
# pembunuhan berencana
# Ferdy Sambo
# hukuman mati

News Update

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.