AYOJAKARTA.COM - Tersangka kasus pembunuhan terhadap Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat, Putri Candrawathi sebelumnya sudah pernah menjalani tes poligraf atau pendeteksi kebohongan (lie detector).
Hal ini disampaikan jaksa dalam pemeriksaan Putri sebagai saksi untuk Ricky Rizal, Richard Eliezer, dan Kuat Maruf di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (12/12).
“Saudara punya hubungan apa sama Yosua?,” tanya jaksa
“Maksudnya?,” jawab Putri yang bertanya kembali pada jaksa.
“Ada hubungan lebih dari sekadar ajudan dengan atasan?,” tanya jaksa lagi.
Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Syarat-syarat untuk Menjadi Pekerja Migran
“Yosua adalah driver saya, yang saya anggap sebagai anak kami,” jawab Putri.
“Hanya itu saja?,” tanya hakim.
“Iya,” jawab Putri
“Tidak ada hubungan romantis di antara kalian berdua?,” tanya jaksa.
“Tidak ada,” jawab Putri.
“Baik, saudara pernah di tes poligraf bukan? Lie detector,”tanya jaksa.
“Iya, pernah,” jawab Putri.
“Anda tahu ditanya tentang apa?,” tanya jaksa lagi.
“Saya lupa,” jawab Putri.
Baca Juga: Ling Ling Tunangan Bharada E Muncul ke Publik, Buat Netizen Patah Hati Berjamaah
Sebab, pemeriksaan yang dilakukan terhadap Putri melalui alat lie detector tersebut bertujuan untuk mendalami hubungan Putri Candrawathi dengan Yosua. Kemudian, jaksa juga meminta Putri untuk mengingatnya kembali. Namun, ia berdalih lupa karena banyak yang ditanyakan pada saat itu.
“Lupa, bisa lebih digali lagi mungkin ingatannya? Coba tenang dulu,” kata Jaksa.
“Waktu itu banyak pertanyaan lupa,” kata Putri Candrawathi.
“banyak pertanyaan,” kata Jaksa lagi.
Sementara itu jaksa kembali mengingatkan pertanyaan dari poligraf yang dilakukan Putri beberapa waktu lalu dan akan memanggil ahli untuk mendukung hal tersebut.
“Baik, coba saya ingatkan, dalam pertanyaan apakah anda berselingkuh dengan Yosua? Apakah anda berselingkuh dengan Yosua di Magelang? Apakah anda berselingkuh dengan Yosua selama di Magelang? Saat itu anda jawab apa?,” tanya jaksa yang dikutip dari kompastv, Senin (12/12/22).
Baca Juga: Kenali Zona Megathrust dan Titik Penyebarannya, Simak Penjelasan Pakar Ini Agar Terhindar dari Hoax
“Tidak,” kata Putri.
“Anda tahu hasil jawabannya?,” kejar jaksa lagi.
“Tidak,” jawab Putri kembali.
“Tidak ada yang berita tahu pada Saudara?,” tanya jaksa lagi.
“Tidak,” kata Putri.
“Di sini Anda diindikasi berbohong?, Bagaimana tanggapan Anda?,” tanya jaksa.
“Saya tidak tahu,”ungkap Putri.
Selanjutnya diketahui Putri melakukan tes poligraf bersama ART nya Susi. Dalam kasus ini, ia didakwa bersama suaminya, Ferdy Sambo, Richard Eliezer, Kuat Maruf dan Ricky Rizal telah melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua. Pembunuhan tersebut dilakukan karena Sambo mendapat laporan dari Putri bahwa ia dilecehkan oleh Yosua.***