News

Potensi Tsunami 34 Meter Akibat Gempa Megathrust Tersebar di 13 Titik di Indonesia, Ini Dasar Penelitian BMKG

Oleh: Dyah Arum Ratri Jumat 09 Des 2022, 17:19 WIB
Pakar Ungkap Potensi Gempa Megathrust dan Tsunami 34 Meter di Indonesia, Sudah Diprediksi dari 10 Tahun Lalu?

AYOJAKARTA.COM - Beberapa waktu terakhir gempa terus-terusan terjadi di kawasan Pulau Jawa khususnya Jawa Barat.

Gempa bumi yang terjadi belakangan ini merupakan gempa lanjutan dari gempa besar yang sempat mengguncang Cianjur beberapa pekan lalu.

Tak dipungkiri gempa bumi yang terjadi beberapa waktu terakhir ini tentu saja membuat masyarakat khawatir.

Baca Juga: Waspada! Makin Nyata, Gempa Megathrust Ancam Selatan Pulau Jawa Hingga Potensi Tsunami 34 Meter Mengintai

Kemudian kejadian gempa bumi terus menerus di kawasan Pulau Jawa beberapa waktu terakhir langsung dihubungkan dengan potensi kemungkinan terjadinya gempa megathrust.

Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Tv One News pada (16/1/2022), Pepen Supendi selaku peneliti BMKG menuturkan jika hampir seluruh wilayah Indonesia memang berpotensi terjadi gempa dan juga tsunami.

“Perlu diketahui bahwa hampir seluruh wilayah Indonesia memiliki potensi bencana yang diakibatkan oleh gempa bumi maupun tsunami,” jelas Pepen Supendi.

Baca Juga: Info Gempa Hari Ini, Lampung Hingga Gorontalo Terjadi Gempa! Ada yang Bermagnitudo 5,6!

Menurut Pepen hal tersebut disebabkan oleh letak Indonesia yang dipengaruhi oleh empat lempeng tektonik utama.

“Sumber gempa bumi di Indonesia dipengaruhi oleh empat lempeng tektonik utama, Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik kemudian Lempeng Filipina yang menyebabkan adanya zona suduksi dan zona sesar aktif,” ujar Pepen.

Selain itu Pepen juga menjelaskan mengenai potensi gempa megathrust yang berpotensi menimbulkan tsunami setinggi 34 meter yang diprediksi akan terjadi di Indonesia.

Baca Juga: HIPMI Jaya Salurkan Bantuan Sosial untuk Korban Bencana Gempa Cianjur

“Pada zona suduksi ini ada bagian yang kita kenal dengan zona megathrust yaitu pada bidang kotak antara lempeng sampai kedalaman sekitar 50 kilometer dan salah satunya adalah megathrust Selat Sunda,” ungkap Pepen Sunduksi.

Pepen Supendi selaku peneliti BMKG juga menyebutkan jika zona megathrust sudah diidentifikasi ada 13 titik di Indonesia.

“Di Indonesia sendiri ada 13 zona megathrust yang sudah diidentiikasi oleh para ahli mulai dari Pantai Barat Sumatera, Selatan Jawa, Nusa Tenggara, Utara Sulawesi, dan Utara Papua,” jelas Pepen.

Baca Juga: BRIN Soal Gempa Megathrust dan Tsunami Pulau Jawa: Mitigasi Bencana yang Sudah Ada Harus Segera Dikaji Ulang

Dititik-titik tersebutlah, zona megathrust diidentifikasi menimbulkan gempa dengan magnitude maksimul hingga mencapai angka di atas delapan sehingga berpotensi menyebabkan tsunami 34 meter.

“Pada zona-zona megathrust ini sudah diidentifikasi magnitudo terbesarnya atau magnitudo maksimum yang kemungkinan dapat  terjadi di atas tersebut rata-rata di atas 8 berdasarkan penelitian terbaru,” pungkas Pepen. *** 

Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Dian Naren