AYOJAKARTA.COM - Ferdy Sambo kembali dihadirkan menjadi saksi di persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua di PN Jakarta Selatan pada Kamis, 8 Desember 2022.
Dalam kesaksian Ferdy Sambo mengaku dirinya sempat merasa khawatir dengan keadaan istrinya usai mendengar laporan telepon soal perlakukan Yosua di Magelang terhadap Putri Candrawathi.
Namun, rupanya sesampainya Putri Candrawathi di Jakarta, Ferdy Sambo justru memiliki agenda bermain bulu tangkis.
Baca Juga: Temukan Kejanggalan, Hakim Peringatkan Ferdy Sambo: Dari Tadi Cerita Saudara Tidak Masuk Akal!
Hakim pun menyebutkan bahwa perkataan dan perbuatan Ferdy Sambo justru bertolak belakang dengan keadaan yang terjadi.
Bagaimana tidak Ferdy Sambo mengaku di hadapan majelis merasa khawatir dengan kondisi Putri Candrawathi yang dikabarkan sakit karena dilecehkan Yosua, tapi ia masih bisa pergi bermain bulu tangkis.
"Tadi saudara mengatakan bahwa saya tidak pernah mendengar istri saya mengeluh atau bercerita sampai nangis dan saudara agak khawatir. Tapi pada saat yang sama saudara main bulu tangkis bisa?" tanya hakim Wahyu seperti dilansir dari kanal Youtube Kompas Tv pada Kamis (8/12/2022).
"Karena saya tidak berpikir akan sefatal ini kejadiannya," jawab Ferdy Sambo.
"Maksud saya, ini bertolak belakang. Artinya, kalau saudara mengatakan bahwa 'saya khawatir', saudara menuruti apa permintaan istri saudara untuk tidak menghubungi aparat kepolisian setempat, tapi pada saat yang sama saudara tidak khawatir juga dan bisa bermain bulu tangkis," kata hakim.
Kemudian, Ferdy Sambo pun berdalih bahwa saat itu hanya mempersiapkan perlengkapan alat yang biasa digunakan untuk dirinya bermain bulu tangkis.
Baca Juga: Benarkah Anak Sulung Ferdy Sambo Ditangkap karena Ulah Orangtuanya?
"Saya hanya mempersiapkan dulu yang mulia karena diberitahunya pas sidang kode etik siang hari, karena malam itu biasa kegiatan rutin untuk main bulu tangkis," kata Ferdy Sambo.
"Saudara pulang dari kantor jam berapa," tanya hakim.
"Setelah selesai sidang komisi komisi kode etik kami langsung kembali karena diinformasikan akan ada bulu tangkis, sehingga kami mampir ke Bangka untuk mengambil perlengkapan setelah dari Bangka kami kembali ke Saguling," ujarnya.***