News

Martin Simanjuntak Sebut Ferdy Sambo Tak Berjiwa Ksatria dan Plin-plan, Salah Jika Diangkat Jadi Jenderal

Oleh: Dyah Arum Ratri Kamis 08 Des 2022, 08:32 WIB
Martin Simanjuntak Sebut Ferdy Sambo Tak Berjiwa Ksatria dan Plin-plan Hingga Salah Jika DiangkatJenderal

AYOJAKARTA.COM – Proses persidangan kasus kematian Brigadir J masih terus berlangsung.

Semakin banyak fakta yang terungkap seiring berjalannya sidang kasus kematian Brigadir J dari tahap ke tahap.

Terbaru, sidang kembali digelar pada Rabu, 7 Desember 2022 kemarin dengan agenda memeriksa keterangan saksi yang juga sekaligus terdakwa yakni Ferdy Sambo.

 Baca Juga: BREAKING NEWS! Sukabumi Diguncang Gempa Bumi 2 Kali, Berkekuatan M5,8 dan M6,1

Tentunya banyak momen mengejutkan yang muncul dalam sidang lanjutan Selasa kemarin.

Salah satunya ada informasi yang menyebutkan jika Ferdy Sambo meminta Richard Eliezer juga dipecat secara tidak hormat.

Seperti yang diketahui, Ferdy Sambo sendiri telah menerima putusan PTDH atas keterlibatannya dalam kasus penembakkan terhadap Brigadir J.

Sehingga Ferdy Sambo meminta hal yang sama, yakni dilakukan pemecatan secara tidak hormat terhadap Richard Eliezer.

Baca Juga: Viral! Detik-detik Ferdy Sambo Mengakui Bahwa Dirinya Ikut Menembak Brigadir J 

Dikutip AyoJakarta.com dari akun Tiktok @1tsm3_riel pada (7/12/2022), Martin Simanjuntak selaku kuasa hukum Brigadir J memberikan tanggapan terkait pernyataan Ferdy Sambo tersebut.

Martin Simanjuntak menyebut jika dalam kasus ini sudah bisa terlihat jika Ferdy Sambo diduga merupakan pelaku intelektual.

“Kalau masalah pembunuhan berencana itu memang kita sudah bisa mengerucutkan bahwa memang intelektual dasar atau pelaku intelektualnya itu bisa diduga keras adalah Ferdy Sambo,” ujar Martin Simanjuntak.

Kemudian Martin Simanjuntak menyinggung perihal Ferdy Sambo minta agar Richard Eliezer juga dipecat secara PTDH.

Baca Juga: Beri Kesaksian Konsisten dan Selaras dengan Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf, Pakar Hukum: Sudah Menyusun Kalimat

“Nah kemarin saya mendengar dan membaca satu berita Ferdy Sambo meminta Richard Eliezer untuk dipecat ya secara tidak terhormat dan membandingkan apple to apple dengan statusnya dia yang di PTDH,” ungkap Martin.

Martin Simanjuntak lantas menyebut jika Ferdy Sambo merupakan seorang mantan perwira tinggi yang tidak memiliki sikap ksatria dan juga plin-plan.

“Ini orang menurut saya kurang ksatria ya kenapa lu yang nyuruh orang ngebunuh tapi lu yang nyuruh dipecat tapi dalam sisi lain dia bilang dia siap bertanggung jawab makanya saya bilang ini orang plin-plan tidak punya pendirian tidak punya contoh yang baik sebagai pemimpin,” tegas Martin.

Bahkan Martin Simanjuntak menyebut jika melantik Ferdy Sambo sebagai jenderal adalah sebuah kesalahan.

Baca Juga: RKUHP Disahkan Sejumlah Pasal Masih Kontroversial, LBH: Penghinaan Sulit Dibedakan dengan Kritik 

“Saya pikir kesalahan mengangkat beliau menjadi jenderal bintang dua, demikian,” ungkap Martin.***

Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Vincensia Enggar Larasati