News

Gempa Megathrust Semakin Nyata, 8 Kabupaten Diprediksi Akan Terkena Gempa Besar dan Tsunami

Oleh: Ardiany Fitri Sholekah Rabu 07 Des 2022, 05:54 WIB
Gempa Megathrus Semakin Nyata, 8 Kabupaten Diprediksi Akan Terkena Gempa Besar dan Tsunami

AYOJAKARTA.COM - Rentetan gempa yang melanda Indonesia belakangan ini membuat masyarakat semakin khawatir.

Terlebih lagi mendengar kabar dari para ilmuwan tentang gempa megathrust yang diramalkan akan terjadi.

Abdul Muhari selaku Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kegempaan BNPB menjelaskan mengenai kemungkinan gempa megathrust yang akan melanda wilayah Indonesia.

Baca Juga: Gempa Jember Kurang Populer Karena di Luar Zona Megathrust Tetapi Bisa Picu Tsunami dan Gempa Dahsyat

Ia menjelaskan mengenai gempa megathrust yang pernah terjadi pada wilayah Aceh lalu.

Gempa tersebut mengguncangkan tanah rencong dengan kekuatan 9,1 SR yang kemudian diikuti dengan bencana Tsunami yang meluluhlantakkan daerah tersebut.

Abdul Muhari mengilustrasikan mengenai megathrust yang merupakan sebuah kuncian pada zona lempeng laut yang menghujam ke bawah zona lempeng darat yang terus bergerak karena adanya magma di bawahnya.

Baca Juga: Terungkap Penyebab Gempa 6,2 M di Jember, Apakah Ada Kaitannya dengan Megathrust? Simak Penjelasan Ini!

Namun pergerakan magma dibawa zona laut tersebut tidak sama ada kuncian yang menahannya, sehingga jika kuncian tersebut tidak dapat menahan maka akan terlepas.

Para ilmuwan pun telah memetakan zona megathrust di seluruh wilayah Indonesia yang memiliki periode ulangnya masing-masing.

Namun yang menjadi masalah adalah kurangnya data sehingga lebih sulit menentukan kapan bencana tersebut terjadi.

Baca Juga: Gempa Jember Magnitudo 6.0 Bukan Megathrust, Namun Dapat Picu Tsunami Mematikan Jika Hal ini Terjadi...

Ia menyebutkan bahwa gempa bumi megathrust dihitung dengan menggunakan Global Positioning System (GPS) yang mengatakan bahwa gempa bumi di Selatan Jawa diprediksi setiap 400 tahun.

Meskipun para peneliti mengetahui prediksi aktivitas kegempaan tersebut, namun hingga saat ini mereka belum dapat mengestimasi kapan gempa megathrust kembali terjadi.

Sejarah menyebutkan bahwa gempa bumi megathrust yang terakhir mengguncang selatan Jawa terjadi pada tahun 1818.

Baca Juga: Penelitian Ungkap Skenario Dalam 400 Tahun: Gempa Megathrust 9,1 M dan Tsunami 20M Akan Terjadi di Pulau Jawa

"Dia bisa sampai itu dengan pereda akumulasi energi 400 tahun, sedangkan kita masih punya catatan sejarah terakhir di 1818, kita belum punya nih yang crossing sampai 400 tahun, jadi kita nggak tau nih ini terakhir, ini terjadinya kapan, sehingga kita masih belum bisa menentukan ini kira-kira berapa puluh tahun lagi dia akan mengulang dengan kekuatan 8,8 hingga 9," papar Abdul Muhari dikutip AyoJakarta.com dari YouTube BNPB Indonesia. 

Baca Juga: Apa Itu Gempa Megathrust? Ternyata Asal Mula Lahirnya Indonesia Sebagai Negara Kepulauan!

Abdul juga menambahkan bahwa dilaut selatan Jawa terdapat dua segmen megathrust yang berada pada barat dan juga timur.

Masing-masing segmen tersebut jika yang timur pecah maka akan terjadi gempa megathust dengan kekuatan 8,9 SR dan jika barat pecah maka akan terjadi gemla dengan kekuatan 8,8 SR.

Namun dari semua itu yang mengerikan adalah saat keduanya pecah bersamaan, maka aka. terjadi gempa 9,1 SR.

Berdasarkan interpretasi model gempa dan tsunami dari harian kompas, area yang paling terdampak jika terjadi gempa adalah Pandeglang, Lebak, Sukabumi, Cianjur, Kulonprogo, Gunung Kidul, Bantul serta Pacitan.***

Reporter Ardiany Fitri Sholekah
Editor Desi Kris