AYOJAKARTA.COM - Di akhir tahun 2022 ini bencana alam kembali terjadi di Indonesia.
Salah satunya adalah gempa bumi yang mengguncang daerah Jawa Barat pada November lalu.
Gempa bumi berkekuatan 5,6 magnitudo yang mengguncang kawasan Jawa Barat tersebut disebabkan oleh pergerakan dari Sesar Cimandiri.
Sesar Cimandiri merupakan sebuah patahan geser aktif yang berada di dalam perut bumi.
Dimana patahan tersebut membentang sepanjang 100 kilometer dan bermuara dari Pelabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi.
Selanjutnya mengarah ke Timur Laut dengan melalui kawasan daerah Bandung, Cianjur, Bandung Barat dan juga Subang.
Baca Juga: Waspada! Sesar Baribis Berikan Ancaman Potensi Gempa Besar di Jakarta, Ini Kata Para Ahli
Sesar Cimandiri juga dikenal sebagai sesar yang paling aktif bergerak daripada sesar-sesar lain.
Hal tersebut diungkap oleh Surono yang merupakan ahli kegempaan sekaligus PP Persatuan Insinyur Indonesia Bidang Bencana dan Iklim.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Tv One News pada Selasa (6/12/2022), Surono menuturkan karena Sesar Cimandiri paling aktif sehingga sesar tersebut paling sering menimbulkan gempa.
Baca Juga: Ancaman Bencana Pasca Gempa, BRIN: Letak Patahan Gempa Cianjur Bergeser dari Sesar Cimandiri
“Kalau melihat dari sesar-sesar yang ada di Pulau Jawa ternyata sesar Cimandiri itu sesar yang paling aktif paling sering terjadi gempa bumi,” ujar Surono.
Selain aktif, Sesar Cimandiri juga merupakan sesar yang dikategorikan ‘agak boros’ perihal pelepasan energi.
“Kalau kami lihat Sesar Cimandiri ini sesar yang efektif sesar yang ‘agak boros’ jadi manakala energi dari lempeng samudera Australia yang mendesak Pulau Jawa dan Sumatera itu terkumpul kemudian terlepas efisiensinya sangat tinggi,” jelas Surono.
Baca Juga: Ahli Kegempaan Sebut Sesar Cimandiri Dikenal Paling Aktif dan Sering Timbulkan Gempa, Kok Bisa?
Maka dari itulah Sesar Cimandiri ini tercatat sebagai sesar paling aktif yang menimbulkan gempa salah satunya di kawasan Jawa Barat kemarin.
“Maka Cimandiri sering tercatat terjadi gempa dibanding sesar-sesar lain yang ada di Jawa seperti sesar Muria, Lembang, Baribis gitu kan ini kelihatannya yang paling sering,” ungkap Surono.***