Otomotif

Sudah SIap Beralih ke Kendaraan Listrik? Pemerintah Keluarkan Aturan Konversi Gantikan Kendaraan Konvensional

Oleh: Tim AYO 17 Senin 17 Okt 2022, 12:30 WIB
Sudah SIap Beralih ke Kendaraan Listrik? Pemerintah Keluarkan Aturan Konversi Gantikan Kendaraan Konvensional

AYOJAKARTA.COM - Apakah Anda termasuk pengguna yang sudah siap beralih ke kendaraan listrik

Tidak hanya wacana, pemerintah RI dalam hal ini yakni Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah mengeluarkan aturan konversi mobil Berbahan Bakar Minyak (BBM) ke listrik.

Hal tersebut dengan tujuan agar mempercepat transisi menuju kendaraan elektrifikasi.

Baca Juga: Berbeda dengan Irjen Teddy Minahasa yang Hobi Koleksi Moge, Irjen Toni Harmanto Hanya Punya Motor Supra

Aturan beru tersebut telah tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 15 Tahun 2022 tentang Konversi Kendaraan Bermotor Selain Sepeda Motor dengan penggerak Motor Bakar menjadi Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Lalu apakah Anda sudah siap beralih? Bagaimana dengan keamanan atau safety yang memang sudah harua ada untuk mewadahi kendaraan konversi listrik ini?

Taufiek Bawazier, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, mengatakan jika lebih baik membeli kendaraan baru.

"Lebih baik tanyakan kepada Kemenhub detailnya. Tapi kalau sisi industri, beli baru itu lebih bagus. Satu faktor safety, kedua nilai tambah manufaktur," ujar Taufiek Bawazier, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Kronologi Alvin Lim Diikuti Intel Sebelum Datang ke Tempat Uya Kuya, Ada Tukang Ojek Pura-pura Salah Alamat!

Sementara itu, Taufiek meyebut jika dengan adanya kendaraan konversi juga harus tetap hidup.

Hal tersebut dikarenakan membutuhkan waktu dalam konversi, karena konversi adalah suatu pekerjaan melakukan pengubahan yang termasuk ke dalam keahlian atau skill.

"Artinya ini juga perlu dibina. Karena tetap ada nilai. Jadi katakan motor tua, dalam artian diperbarui dengan baterai listrik bagus juga," tambah Taufiek.

Selain itu, lebih lanjut Taufiek menerangkan apabila konsumen menginginkan kondisi instan.

Sehingga arahannya menjadi pembelian kendaraan listrik siap pakai. Sementara untuk proses konversi butuh waktu. Unsur keamanannya juga mesti dilihat.

Baca Juga: Lesti Kejora Dikabarkan Dipecat dari Indosiar Akibat Pencabutan Tersangka KDRT Rizky Billar

Kemudian dari segi atau faktor keamanan atau safety harus menjadi perhatian bersama.

Hal itu karena bila terjadi sesuatu mesti ada pihak bertanggungjawab.

"Kalau naik mobil ini (konversi) lepas sendiri, menabrak orang tidak bagus jadinya," jelasnya memberikan contoh.

Reporter Tim AYO 17
Editor Vincensia Enggar Larasati