Pendidikan

Waduh! Ajuan Akun SPMB 2025 Ditolak karena SPTJM? Ini Langkah yang Harus Dilakukan CMB di Jakarta

Oleh: Asti Aureli Septania Rabu 28 Mei 2025, 21:06 WIB
Ilustrasi. Proses ajuan akun pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 di DKI Jakarta telah dimulai dan sedang berlangsung.

AYOJAKARTA.COM – Proses ajuan akun pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 di DKI Jakarta telah dimulai dan sedang berlangsung.

Pengajuan akun ini menjadi pintu gerbang utama untuk mengakses berbagai layanan pendaftaran dan verifikasi data.

Namun, tak sedikit calon murid baru (CMB) di Jakarta mengalami kekecewaan saat ajuan akun SPMB mereka ditolak.

Baca Juga: KABAR GEMBIRA! Syarat Baru Diskon Listrik 50 Persen Juni-Juli dan PKH-BPNT Tahap 2 Masih Macet

Lantas, apa penyebab dari ajuan akun SPMB ditolak? Salah satu penyebab umum yakni karena dokumen Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) belum lengkap atau tidak sesuai persyaratan.

Penyebab akun SPMB ditolak

Jika ajuan akun SPMB Jakarta CMB ditolak, salah satu penyebab paling umum adalah karena dokumen SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) belum diunggah atau tidak sesuai ketentuan.

SPTJM ini merupakan dokumen penting dalam proses ajuan akun pendaftaran, khususnya SPMB di Jakarta 2025, sebagai jaminan keabsahan dan kejujuran data yang diberikan oleh calon murid atau orang tua/wali.

Selain itu, penolakan juga sering terjadi akibat data yang diinput tidak sesuai dengan data kependudukan, seperti nama atau alamat yang berbeda dengan Kartu Keluarga, dokumen yang diunggah buram atau tidak jelas, serta dokumen yang tidak memenuhi syarat administratif seperti tanggal keluarnya Kartu Keluarga yang tidak sesuai aturan.

Baca Juga: Akhirnya! Christiano Pelaku Kasus Tabrak Mahasiswa FH UGM Argo Ericko Ditahan, Sebut Kelelahan Jadi Alasan

Solusi jika ajuan akun ditolak:

  • Pastikan sudah mendownload dan mencetak SPTJM, jika belum bisa klik link ini: https://bit.ly/sptjmspmb
  • Periksa kembali dan pastikan semua dokumen yang diunggah lengkap, jelas, dan sesuai dengan persyaratan, terutama SPTJM dan Kartu Keluarga.
  • Pastikan data yang diinput sesuai dengan data kependudukan resmi (terintegrasi dengan Dukcapil).
  • Jika sudah ditolak, ajukan ulang dengan memperbaiki data dan dokumen yang kurang tepat.
  • Pilih satuan pendidikan (sekolah) yang tidak terlalu banyak peminat agar proses verifikasi lebih cepat dan tidak tertunda.

Jika masalah belum teratasi, CMB atau orang tua/wali bisa menghubungi pihak sekolah atau petugas verifikator untuk mendapatkan bantuan dan informasi lebih lanjut.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, peluang ajuan akun CMB untuk diterima akan meningkat dan proses pendaftaran SPMB Jakarta dapat berjalan lancar. ***

Reporter Asti Aureli Septania
Editor Jinan Vania Barizky