Pendidikan

Tiga Jenis Pekerjaan Orang Tua yang bisa Menurunkan UKT, yang Terakhir Sangat Membantu

Oleh: Muhammad Imansyah Selasa 18 Jun 2024, 14:27 WIB
Ilustrasi besaran biaya uang kuliah tunggal

AYOJAKARTA.COM - Salah satu faktor penentu besaran uang kuliah tunggal (UKT) adalah pekerjaan orang tua.

Hal ini sering menjadi permasalahan bagi orang tua yang bekerja di institusi pemerintah seperti TNI, Polri, atau ASN, termasuk BUMN.

Namun, ada beberapa pekerjaan orang tua yang bisa menurunkan UKT menurut akun TikTok @bolehtaunamakamu.

Baca Juga: 5 Jurusan S1 Termurah di UPI Jalur Seleksi Mandiri Tahun Ajaran 2024/2025: UKT Mulai dari Rp500 Ribu dan Tertinggi Kurang dari Rp6 Juta

Meskipun hal ini tidak dijamin karena faktor-faktor lain juga berperan, pekerjaan-pekerjaan ini dapat bermanfaat.

Berikut tiga pekerjaan orang tua yang dapat menurunkan nilai UKT:

1. Wiraswasta

Istilah “wiraswasta” cukup luas. Ini dapat mencakup CEO perusahaan besar, pemilik usaha kecil, atau bahkan seseorang yang menjalankan kopi starling.

Semua ini dikategorikan sebagai wiraswasta, dan pendapatan terkadang diremehkan.

Baca Juga: UI Jadi PTN Terfavorit SNBT 2024, Ini 10 Prodi S1 dengan UKT Termurah di Universitas Indonesia, Tertinggi Rp8 Jutaan

2. Buruh

Kategori ini mencakup semua jenis buruh seperti buruh tani, buruh pabrik, dan lain-lain.

Sekadar menyatakan bahwa orang tua adalah seorang buruh, tanpa menjelaskan secara spesifik peran mereka, seringkali sudah cukup untuk menurunkan biaya UKT secara signifikan.

Baca Juga: Tembus Top Rangking Dunia! Ini 10 Prodi S-1 Teknik Sipil Terbaik Indonesia Versi SIR 2024, Karir Melejit UKT Irit

3. Penghasilan tidak Tetap

Ini mencakup berbagai situasi seperti tidak memiliki penghasilan tetap, menganggur, atau tidak mampu bekerja.

Bahkan para pensiunan pun dapat dianggap menganggur, kecuali pensiunan pegawai negeri sipil, yang diperlakukan sama dengan mereka yang masih bekerja di pemerintahan.

Memahami kategori-kategori ini dapat membantu dalam mengelola biaya UKT secara efektif.***

Reporter Muhammad Imansyah
Editor Kartika Endah Prihatin