Pendidikan

Mengapa Bansos PIP Anak Sekolah Tidak Cair karena Pindah Sekolah? Simak Penyebab dan Solusinya di Sini!

Oleh: Nuriyah Nofasari Sabtu 04 Mei 2024, 16:54 WIB
Mengapa Bansos PIP Anak Sekolah Tidak Cair karena Pindah Sekolah? Simak Penyebab dan Solusinya di Sini!

AYOJAKARTA.COM -- Bantuan Sosial (bansos) Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan salah satu program yang memberikan bantuan kepada anak sekolah dari keluarga kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan pendidikan.

Namun, seringkali muncul pertanyaan mengapa bantuan sosial (bansos) ini terputus atau tidak cair lagi ketika anak sekolah pindah ke jenjang atau sekolah yang berbeda.

Bantuan sosial (bansos) seperti PIP memang memiliki mekanisme tertentu yang harus diikuti agar tetap dapat menerima bantuan tersebut. Sumber data untuk program ini berasal dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), pemadanan DTKS, Dapodik, usulan sekolah, dan data percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Baca Juga: KPM BPNT Murni Terima Saldo Masuk KKS Bank Himbara Rp650 Ribu Hari Ini, Kemensos Sudah Salurkan Bansos Reguler Mei-Juni?

Penyaluran bantuan ini tidak dilakukan secara serentak, melainkan terbagi menjadi tiga bagian sesuai dengan sumber data masing-masing.

Oleh karena itu, penting bagi penerima bantuan untuk mengetahui sumber data dari mana mereka menerima bantuan tersebut agar bisa mengetahui jadwal penyalurannya.

Dikutip Ayojakarta.com dari Youtube Pendamping Sosial, pada Sabtu, 4 Mei 2024, Salah satu penyebab bantuan PIP tidak cair lagi ketika anak sekolah pindah jenjang adalah karena tidak diusulkan kembali oleh operator Dapodik di sekolah yang baru.

Operator Dapodik memainkan peran penting dalam proses ini dengan menandai kembali nama anak yang layak menerima bantuan sosial untuk jenjang berikutnya.

Baca Juga: 6 Bansos yang Pencairannya Dipercepat Mei 2024, Penyaluran Akan Melalui PT Pos Indonesia dan KKS

Jadi, solusi untuk memperbaiki masalah ini adalah dengan memastikan bahwa data anak yang berhak menerima bantuan sudah terusulkan kembali ke pusat setiap kali anak tersebut naik kelas atau jenjang.

Ini menjadi tanggung jawab pihak sekolah dan operator Dapodik untuk memastikan kelancaran penyaluran bantuan.

Pentingnya kehadiran dalam pertemuan kelompok yang diadakan oleh pendamping sosial juga tidak bisa diabaikan.

Di sana, para penerima bantuan memiliki kesempatan untuk menyampaikan permasalahan yang mereka alami terkait bantuan sosial, termasuk masalah seperti ini. Pendamping sosial dapat membantu memfasilitasi penyelesaian permasalahan tersebut.

Baca Juga: 5 Fakta Psikologi yang Membuat Kamu Merasa Insecure dan Sulit Percaya Diri Terus-menerus, Yuk Sayangi Diri!

Dengan demikian, pemahaman mengenai mekanisme penyaluran bantuan sosial seperti PIP serta partisipasi aktif dalam pertemuan kelompok menjadi kunci dalam memastikan kelancaran dan keberlanjutan penerimaan bantuan sosial bagi anak sekolah dari keluarga kurang mampu.

Reporter Nuriyah Nofasari
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil