AYOJAKARTA.COM - Platform Merdeka Mengajar (PMM) telah disiapkan oleh (Kemendikbudristek) untuk membantu dan memudahkan guru dan tenaga kependidikan.
Dengan adanya PMM ini, guru maupun tenaga kependidikan dalam melakukan proses belajar serta mengoptimalkan Implementasi Kurikulum Merdeka.
Artikel ini akan memberikan panduan lengkap tentang cara mengisi perencanaan kinerja untuk periode Januari hingga Desember 2025.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan 5 Bansos Siap Cair pada Februari 2025, BLT BBM Masuk Juga?
Pengisian perencanaan ini wajib dilakukan paling lambat pada 31 Januari 2025, jadi pastikan tenaga kependidikan sudah melakukannya.
Mulai 2025, platform Merdeka Mengajar telah berganti nama menjadi "Ee Rumah Pendidikan".
Perubahan platform ini hanya dari segi tampilan dan fungsi yang sedikit berbeda namun tetap sama dalam tujuan membantu pengelolaan kinerja pendidikan.
Di dalam platform ini, guru akan melakukan beberapa langkah penting, mulai dari memilih periode pengelolaan kinerja hingga menyetujui perencanaan yang sudah diajukan:
> Langkah-langkah Mengisi Perencanaan Kinerja
1. Masuk ke Platform Ee Rumah Pendidikan
Buka aplikasi Ee Rumah Pendidikan dan pilih menu "Pengelolaan Kinerja".
Lalu, pilih periode "Januari - Desember 2025" dan klik "Pilih".
2. Verifikasi Data Diri
Pastikan data diri guru sudah sesuai. Jika sudah benar, klik "Data Sudah Sesuai".
Perlu dicatat, data hanya dapat diedit sekali saja.
3. Isi Perencanaan Kinerja
Pada bagian perencanaan kinerja, guru diminta untuk mengisi beberapa indikator penting.
Ada 5 tugas yang perlu dicatat, mulai dari tugas pokok, pembelajaran, bimbingan, hingga penilaian hasil pembelajaran.
Pilih tugas tambahan jika ada, seperti kepala perpustakaan, guru piket, atau wali kelas.
4. Pilih Indikator Kinerja
Pilih indikator yang relevan dengan rapor pendidikan sekolah.
Misalnya, jika rapor menunjukkan ada area yang membutuhkan perhatian, pilih indikator yang direkomendasikan seperti instruksi pembelajaran atau pengembangan kompetensi.
5. Pengembangan Kompetensi dan Perilaku Kerja
Tentukan fokus pengembangan kompetensi yang akan guru lakukan sepanjang tahun.
Beberapa indikator kompetensi yang dapat dipilih meliputi asesmen umpan balik, pengembangan kurikulum, dan keterlibatan orang tua.
6. Diskusi dengan Atasan
Setelah perencanaan kinerja selesai diisi, diskusikan dengan atasan (kepala sekolah) untuk mendapatkan persetujuan.
Jika sudah disetujui, klik "Ajukan" dan pastikan bahwa semua data sudah sesuai.
Baca Juga: Simpang Siur, iPhone 16 Jadi Rilis Februari di Indonesia? Kemenperin Tegaskan Hal Ini
7. Penyelesaian dan Persetujuan
Setelah perencanaan kinerja disetujui, guru dapat melanjutkan ke tahap pelaksanaan yang dimulai pada bulan Februari 2025.
Jangan lupa untuk memeriksa status perencanaan kinerja secara berkala.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, guru maupun tenaga kependidikan tidak hanya mempersiapkan perencanaan yang matang untuk tahun ajaran 2025.
Akan tetapi juga memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan kinerja berjalan dengan lancar dan terstruktur.***