AYOJAKARTA.COM - Mulai tahun 1992, 10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Mental Dunia oleh World Federation For Mental Health (WFMH).
Adanya Hari Kesehatan Mental Dunia ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait isu kesehatan mental di dunia.
Di setiap tahunnya WFMH mengusung tema yang berbeda dalam meperingati Hari Kesehatan Mental Dunia.
Baca Juga: 11 Twibbon Hari Kesehatan Mental Sedunia 2022, Download dan Unggah di Media Sosial
Dikutip AyoJakarta.com dari laman resmi WFMH pada Senin (10/10/2022) di tahun 2022, WFMH mengusung tema 'Making Mental Health & Well-Being for All a Global Priority' yang memiliki arti "Menjadikan Kesehatan Mental & Kesejahteraan untuk Semua Prioritas Global.
Makna yang terdapat pada tema tahun ini yaitu tidak memandang remeh tentang kesehatan mental yang diderita oleh orang lain.
Orang yang mengidap kesehatan mental juga harus dijaga bersama-sama.
Kita semua diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang baik dan sejahtera bagi para penderita kesehatan mental, hal tersebut dapat menjadi prioritas global untuk semuanya.
Seluruh masyarakat dunia diharapkan bisa meningkatkan kesadaran global mengenai kesehatan mental yang lebih kritis sehingga semua suara terhadap isu kesehatan mental bisa dijadikan sebagai pemersatu.
Sebagai orang terdekat kita bisa menjalin kerjasama yang baik dalam mengambil tindakan serta menciptakan perubahan yang langgeng dan tidak mendiksriminasi seseorang yang mengidap kesehatan mental.
Masyarakat pun harus menanamkan rasa empati kepada pasien kesehatan untuk membantu pasien agar merasa penuh harapan.
Hal tersebut berguna untuk memberdayakan pasien dalam mengambil tindakan dan menciptakan perubahan yang lebih baik.
Baca Juga: Tips Menjaga Kesehatan Mental, dari Menghargai Diri Sendiri hingga Melakukan Meditasi
Dilansir situs resmi WFMH, pada tahun 1994, atas saran Sekretaris Jenderal saat itu Eugene Brody, tema untuk Hari itu digunakan untuk pertama kalinya.
Itu adalah “Meningkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Mental di Seluruh Dunia.”
Dalam tiga tahun, hari itu telah menjadi kesempatan berharga bagi departemen pemerintah, organisasi, dan individu yang tertarik untuk menyusun program yang berfokus pada aspek perawatan kesehatan mental.
Kampanye Program Hari Kesehatan Mental Sedunia diciptakan untuk membantu mempromosikan kesehatan mental dan menciptakan kesadaran tentang masalah yang terkait dengan penyakit mental.
Dikutip AyoJakarta.com dari laman resmi WHO pada Senin (10/10/2022), tujuan dari Hari Kesehatan Mental Sedunia adalah untuk meningkatkan kesadaran akan masalah kesehatan mental di seluruh dunia dan untuk memobilisasi upaya dalam mendukung kesehatan mental serta mendukung pengembangan bahan teknis dan komunikasi.***