AYOJAKARTA.COM -- Saat ini virus Monkey pox atau yang bisa disebut juga dengan Mpox dengan menjadi pusat perhatian dunia, termasuk Indonesia.
Akibatnya pada tanggal 14 Agustus 2024 kemarin, Badan Kesehatan Dunia atau WHO telah menetapkan cacar monyet ini sebagai kedaruratan kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian global.
Hal ini karena sudah ada 99 ribu kasus cacar monyet dengan 208 kematian di seluruh dunia.
Munculnya varian Mpox baru dengan gejala yang lebih berat dan penularan yang lebih mudah membuat masyarakat harus lebih waspada.
Sementara itu, di Indonesia sendiri sudah terdeteksi ada 88 kasus MPox yang tersebar di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kepulauan Riau dan juga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Atas kejadian inilah membuat Pemerintah Indonesia menetapkan status waspada siaga menghadapi MPox.
Untuk terhindar dari penularan virus Mpox ini, maka masyarakat wajib menghindari kesalahan untuk melindungi diri dan orang lain.
Baca Juga: Nyagub di Jakarta, Jokowi Tantang Pramono Anung Buktikan Hal ini, Sanggupkah Dia?
Lantas, apa saja kesalahan yang harus dihindari agar tidak tertular Mpox?
Dikutip dari akun Instagram @kemenkes_ri, berikut ini 6 kesalahan yang harus dihindari agar tidak tertular Mpox.
1. Menghindari kontak kulit dengan orang bergejala MPox, ditandai dengan munculnya ruam bernanah atau keropeng
2. Hindari berhubungan seksual dengan orang yang memiliki gejala MPox
3. Hindari perilaku seksual beresiko untuk mencegah penularan terjadi
4. Wajib menggunakan masker saat tidak sehat atau memiliki gejala Mpox
5. Wajib mencuci tangan menggunakan sabun
6. Menghindari menggunakan perlengkapan pribadi orang lain, mulai dari baju, handuk hingga sprei.
Setelah menghindari kesalahan tersebut, ada baiknya masyarakat juga mengetahui gejala apa saja yang akan muncul ketika seseorang terkena cara monyet ini.
Seseorang yang terkena virus Mpox ini akan muncul ruam bernanah dan juga keropeng hingga muncul demam.
Ruam bernanah dan keropeng ini akan muncul di area wajah dan kelamin dan menyebar ke seluruh tubuh.
Baca Juga: Diusung PDIP Maju di Pilkada Jakarta, Pramono Anung Ungkap Alasan Terima Pinangan
Selain itu adanya pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak, selangkangan dan juga leher.
Di beberapa penderita tertentu muncul juga gejala seperti keluhan nyeri otot, sakit kepala, batuk dan juga pilek.
Bagi masyarakat yang mengalami ghejala tersebut, segera datangi puskesmas atau rumah sakit dan tutupi luka atau koreng agar tidak menular ke orang lain.