Sehat

Waspada! Virus Mpox Paling Banyak Dijumpai di Jakarta, Kenali 7 Ciri Penularannya pada Manusia

Oleh: Chellsa Sevia C Rabu 21 Agu 2024, 11:11 WIB
Ilustrasi Virus Mpox atau Cacar Monyet

AYOJAKARTA.COM - Kementerian Kesehatan mengonfirmasi adanya 88 kasus Cacar Monyet atau yang dikenal dengan istilah Mpox.

Usai pandemi Covid-19 yang masih dirasakan dampaknya hingga saat ini, kini muncul ancaman baru yang mulai menarik perhatian para ahli kesehatan dan masyarakat.

Virus Mpox yang telah menyebar di Indonesia sejak 2022, kini menjadi topik hangat di berbagai media.

Seiring peningkatan kasus di berbagai daerah, masyarakat mulai bertanya-tanya tentang seberapa besar ancaman penyakit ini.

Baca Juga: Waspada Penularan Virus Mpox di Tahun 2024, Begini Kata Kemenkes

Bagaimana ciri penularannya pada manusia?

Apakah kita sedang menghadapi ancaman baru yang bisa mengganggu kesehatan?

Meski penyakit ini tak memiliki tingkat fatalitas tinggi, namun penularannya yang cepat dan mudah membuatnya menjadi perhatian serius.

Puncak kasus virus Mpox terjadi pada Oktober 2023 yang kemudian memicu peningkatan kewaspadaan baik di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga: Waspada! Ini Dia Ciri-ciri Orang yang Berisiko Terkena Mpox Beserta Cara Melindungi Diri dari Virus

Dikutip Ayojakarta.com dari YouTube METRO TV pada Rabu 21 Agustus 2024, kita wajib mengenali tujuh ciri-ciri penularan virus Mpox pada manusia, yaitu:

1. Sentuhan dengan penderita,

2. Sentuhan dengan orang penderita berisiko tertular Mpox,

3. Kontak fisik,

Baca Juga: Darurat Kesehatan! Virus Mpox Bisa Menyebar Lebih Cepat di Indonesia, Minum 5 Resep Jamu Ini untuk Obati Cacar Monyet

4. Paparan lendir,

5. Perilaku seks berisiko,

6. Akibat lingkungan,

7. Ibu hamil pada bayinya.

Baca Juga: Waspada Virus Mpox di Indonesia, Inilah Antisipasi Pemerintah untuk Cegah Penularan

Provinsi Jakarta menjadi wilayah dengan jumlah kasus tertinggi yaitu sebanyak 59 kasus.

Selain itu, 13 kasus ditemukan di Jawa Barat, sembilan kasus di Banten, tiga kasus masing-masing di Jawa Timur dan Yogyakarta serta satu kasus di Kepulauan Riau.

Meski demikian dari 88 kasus yang terkonfirmasi, 87 di antaranya telah dinyatakan pulih oleh Kementerian Kesehatan.***

Reporter Chellsa Sevia C
Editor Fathul Amanah