AYOJAKARTA.COM -- Sebagai anggota tubuh yang memiliki peran untuk alat berbicara, kebersihan mulut perlu selalu diperhatikan.
Selain bukti kecintaan terhadap diri sendiri, menjaga kebersihan rongga mulut secara individual juga bentuk rasa syukur terhadap karunia Sang Pencipta.
Dalam konteks kehidupan sosial, memastikan kebersihan mulut akan membuat seseorang terhindar dari bau mulut atau aroma tidak sedap saat berbicara.
Baca Juga: Manfaat Luar Biasa Alpukat, Bisa Bikin Jantung Sehat sampai Cegah Kanker
Terlebih jika kebersihan rongga mulut bukan sekadar dijaga dari munculnya bakteri dan kuman, tetapi juga tutur kata santun yang mampu menyejukkan lawan bicara.
Untuk memastikan agar percakapan tidak terganggu karena munculnya aroma atau bau kurang sedap, penting bagi setiap individu melakukan pencegahan.
Langkah pertama mencegah terjadinya bau mulut adalah dengan rutin menggosok gigi pada pagi hari serta sebelum beranjak untuk tidur.
Dokter Spesialis Gigi, drg. Mia Mariani mengungkapkan, untuk menjaga kesegaran nafas dan mencegah bau mulut bagian lidah juga perlu disikat.
Selain perlu menggunakan pasta gigi yang mengandung Fluoride, merawat kesehatan gigi juga dapat dilakukan dengan rutin mengganti sikat gigi.
Adapun batas waktu pemakaian maksimal sikat gigi untuk mencegah masalah bau mulut adalah selama tiga bulan sekali.
Di samping rutin menyikat gigi serta lidah dan mengganti sikat gigi setiap tiga bulan sekali, cara lain mencegah bau mulut adalah menghindari mouthwash yang mengandung alkohol.
Senyawa Alkohol yang terkandung dalam mouthwash, menurut drg. Mia akan membuat bagian dalam mulut terasa kering.
Baca Juga: Tak hanya Susu! Ini Makanan Kaya Kalsium yang Jarang Diketahui tapi Ampuh Jaga Tulang dan Gigi
Mulut yang terasa kering, menurut drg. Mia akan membuat kelembaban alami terganggu sehingga menyebabkan timbulnya bau tidak sedap.
Cara selanjutnya yang perlu dilakukan setiap orang untuk mencapai kesehatan mulut optimal adalah menghindari konsumsi alkohol serta rokok.
Kandungan nikotin pada rokok yang berlebihan, dapat berpengaruh pada warna gigi sehingga menjadi terlihat kusam atau menguning.
Baca Juga: Coba Metode Alami! Ini 4 Cara Membersihkan Paru-Paru Kotor, Bisa Gunakan Jahe?
Untuk menghindari aroma menyengat yang ditimbulkan dari makanan jenis tertentu seperti bawang merah atau durian, perlu dilakukan pembersihan pada bagian mulut.
Cara berikutnya untuk memastikan kondisi mulut tidak bau atau menjaga kesegaran adalah dengan melakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi setiap enam bulan sekali.
Salah satu penyebab munculnya bau tidak sedap pada mulut, adalah kondisi gigi yang berlubang atau mengalami pembusukan sehingga dapat tercium oleh lawan bicara.
Baca Juga: Rutin Lakukan 5 Kebiasaan Ini, Rahasia Awet Muda dan Panjang Umur untuk Lansia!
Gigi yang terawat dengan baik akan memperkecil risiko infeksi, pembusukan akibat lubang, ataupun karang membandel.***