Sehat

Tips Menjaga Kesehatan Tubuh Pasca Lebaran Ala Dokter Tan Shot Yen, Perjalanan Arus Balik Jadi Lebih Aman dan Nyaman

Oleh: Fajar Ari Wibowo Jumat 04 Apr 2025, 15:56 WIB
Ilustrasi menjaga kesehatan pasca Lebaran.

AYOJAKARTA.COM – Menjelang arus balik pasca Lebaran, masyarakat diminta untuk terus menjaga kesehatan tubuh.

Dalam hal ini, ahli kesehatan mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam mengatur pola makan selama Lebaran.

Dokter dan ahli gizi masyarakat, DR. dr. Tan Shot Yen,M.hum memberikan berbagai tips untuk mengembalikan kondisi tubuh setelah konsumsi berlebihan selama lebaran kembali ke “fitrah”.

Dalam penjelasannya, dia menyebutkan bahwa pola makan berlebihan selama Lebaran setelah sebulan penuh menjalankan aturan ketat selama Ramadan.

Baca Juga: Hati-Hati! 7 Jenis Penyakit Sering Muncul setelah Lebaran, Flu hingga Asam Urat

“Sejak bukber itu sudah berjilid-jilid ya, nah sekarang yang lebih penting adalah kita kembali lagi ke fitri," jelasnya dikutip dari YouTube METRO TV pada Jumat, 4 April 2025.

Ia meminta kepada masyarakat agar mulai kembali mengatur pola makan yang sehat dengan mengonsumsi buah dan sayur.

"Alangkah baiknya kalau pola makannya mulai diatur selalu ada sayur dan buah,” imbuh dr. Tan.

Dokter Tan mengingatkan, bahwa makanan yang mengandung santan perlu mendapat perhatian khusus.

Baca Juga: Menyerang Usai Lebaran! Ini Resep Obat Alami Atasi Diare Paling Manjur Bisa Buat di Rumah

Perlu diingat, bahwa makanan bersantan jika disimpan dan dihangatkan berulang kali, makanan dapat berubah kualitasnya.

Makanan santan tersebut berisiko menimbulkan dampak negatif seperti peningkatan lemak jenuh dan risiko gangguan pencernaan.

Ia menyarankan agar makanan bersantan segera dikonsumsi atau bisa dibagikan ke tetangga, saudara atau teman yang berkunjung saat halal bi halal.

"Jadi sebetulnya makanan yang bersantan itu tidak boleh diangetin berulang, itu karena efek jangka panjangnya," imbuhnya.

Baca Juga: Tren Pendatang Baru di Jakarta Usai Lebaran Terus Turun Sejak 2023, Tahun Ini Diprediksi 15 Ribuan

Makanan bersantan mempunyai efek jangka dekatnya mudah basi, meskipun sudah disimpan di dalam kulkas.

Ahli gizi ini sepakat bahwa kunci utama untuk kembali bugar adalah dengan menjaga komposisi gizi yang seimbang.

“Selain lauknya bersantan, diusahakan sayurnya juga jangan yang disantenin," terang Dokter Tan.

Dalam diskusi yang lebih mendalam, dr. Tan mengungkapkan bahwa konsumsi kopi berlebihan pasca Lebaran juga perlu diwaspadai.

Baca Juga: Catat! Inilah 5 Ruas Tol Trans Sumatera yang Digratiskan Selama Arus Balik Lebaran 2025

Banyak orang merasa perlu ‘menendang’ kantuk dengan minum kopi.

Padahal, konsumsi kafein yang berlebihan bisa menimbulkan efek samping dan mengganggu metabolisme tubuh.

Selain itu, lonjakan insulin akibat konsumsi makanan manis, dapat memicu serangkaian reaksi hormonal yang meningkatkan risiko penyakit kronis, seperti hipertensi dan gangguan jantung.

Menjelang arus balik, ia juga memberikan tips penting bagi para pemudik.

Baca Juga: Tips Menjaga Kesehatan Jantung Setelah Lebaran, Hindari Junk Food dan Rutin Olahraga Jadi Kunci

Pastikan pengemudi dalam keadaan fit sebelum memulai perjalanan panjang.

Usahakan untuk berhenti setiap tiga sampai empat jam agar tubuh mendapatkan istirahat yang cukup.

"Buat yang muslim ketika anda melakukan salat, salat lima waktu ini kabar baiknya. Karena setiap kali anda salat lima waktu anda berwudhu, lalu kalian istirahat sedikit,” imbuhnya.

Ia menambahkan, bahwa pemudik bisa beristirahat sejenak setelah salat lima waktu atau juga dapat tidur sejenak sekedar 15 menit.***

Reporter Fajar Ari Wibowo
Editor Tedi Rukmana