Sehat

Waspada! Diabetes Melitus Menyerang Anak Muda hingga Orang Dewasa, Begini Cara Mengatasinya

Oleh: Muhammad Lazuardi Iman Rabu 31 Mei 2023, 16:19 WIB
Ilustrasi penyakit diabetes

AYOJAKARTA.COM - Diabetes Mellitus (DM) telah menjadi ancaman yang tidak hanya mengincar orang dewasa, tetapi juga merambah ke kalangan anak muda.

Fenomena Diabetes Mellitus (DM) telah mengkhawatirkan dan dapat menghambat upaya Indonesia dalam mencapai visi Indonesia Emas pada tahun 2045.

Profesor dr. Hari Kusnanto Josef, SU, DrPH, seorang Guru Besar dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menjelaskan bahwa ada banyak faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan kasus diabetes mellitus.

Baca Juga: Inilah Tips Puasa Ramadan bagi Penderita Diabetes, Simak Penjelasan dari Pakar Kesehatan Berikut!

Beberapa di antaranya adalah obesitas, pola makan yang tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, perilaku sedentari, tingkat stres yang tinggi dan pola tidur yang tidak teratur.

"Obesitas sebagai faktor risiko DM sebaiknya tidak hanya diukur dengan Indeks Masa Tubuh (IMT), tetapi juga melalui pengukuran lingkar perut," ungkap Hari Kusnanto dalam webinar berjudul 'Diabetes Mellitus Mengancam Generasi Muda Yogyakarta dikutip AyoJakarta.com dari Republika pada Rabu (31/5/2023).

Lebih lanjut, Hari Kusnanto menjelaskan bahwa jumlah penderita diabetes mellitus terus meningkat meskipun angka tersebut sebenarnya hanya puncak gunung es.

Baca Juga: Gebetanmu Termasuk? Inilah 5 Tanda Dia Diam-diam Menyukaimu, yang Terakhir Paling Sering Dilakukan

Masih ada banyak individu yang menderita diabetes mellitus, namun belum menyadari kondisinya.

Tren peningkatan diabetes mellitus pada anak muda dan orang dewasa menunjukkan pentingnya kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat dan pencegahan penyakit.

Dirangkum AYoJakarta.com dari Kemkes.go.idberikut cara mengatasi penyakit Diabetes Mellitus (DM):

Baca Juga: Waspada Kasus Diabetes Anak Melonjak 70 Kali Lipat! Orang Tua Wajib Tahu Gejalanya

1. Pemeriksaan Kesehatan Secara Teratur

Penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin guna mendeteksi diabetes secara dini dan mencegah komplikasi yang lebih serius. Tes dapat dilakukan di berbagai fasilitas kesehatan.

2. Menjalani Pengobatan Secara Intensif

Pengobatan diabetes bertujuan untuk mengendalikan kadar gula darah.

Selain mengikuti pengobatan dengan intensitas yang tepat, pemilihan makanan dan aktivitas fisik juga memiliki peran penting.

Obat diabetes hanya boleh digunakan dengan resep dokter.

Baca Juga: Kenali Tanda-tanda Awal Diabetes yang Dialami Usia Muda, Jangan Sampai Terlambat Menyadari!

3. Aktif Secara Fisik

Aktivitas fisik membantu mengontrol kadar gula darah.

Penelitian menunjukkan bahwa individu yang aktif secara fisik memiliki risiko lebih rendah terkena diabetes.

4. Memperbaiki Kualitas Makanan

Diet sehat dan seimbang sangat penting bagi penderita diabetes.

Hindari makanan yang tinggi gula dan lemak, dan perbanyak konsumsi makanan sehat.

Perhatikan juga gangguan kulit dan infeksi yang mungkin terjadi.

Baca Juga: Cek Fakta! Banyak Gerai Mixue Berbanding Lurus dengan Tambahnya Penderita Diabetes di Indonesia, Ini Kata Ahli

5. Dukungan Masyarakat

Masyarakat dapat memberikan dukungan kepada penderita diabetes dengan berpartisipasi dalam aktivitas fisik dan meningkatkan kesadaran tentang pengobatan dan komplikasi diabetes.

Dukungan dari tempat-tempat publik juga diperlukan, seperti penyediaan gula non-kalori.

Penderita diabetes juga berhak mendapatkan perlakuan yang sama dengan orang lain.

Baca Juga: Walaupun Nggak Punya Riwayat Diabetes, Tips ini Wajib Dicoba untuk Pencegahannya, Yuk Simak!

Upaya pencegahan dan deteksi dini perlu dilakukan secara aktif oleh individu dan juga pemerintah.

Edukasi mengenai risiko diabetes mellitus dan pentingnya hidup sehat harus disebarkan secara luas terutama kepada generasi muda.

Dengan kesadaran yang tinggi dan tindakan preventif yang tepat, diharapkan dapat mengurangi dampak negatif yang disebabkan oleh diabetes mellitus pada masa depan.***

Reporter Muhammad Lazuardi Iman
Editor Fathul Amanah