Sehat

Waspada! Praxion Obat Penurun Panas Anak Sebabkan Gagal Ginjal Akut hingga Meninggal Dunia

Oleh: Guruh Mayka Putra Senin 06 Feb 2023, 20:52 WIB
Waspada! Praxion Obat Penurun Panas Anak Sebabkan Gagal Ginjal Akut hingga Meninggal Dunia

AYOJAKARTA.COM – Kasus baru Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) pada anak kembali lagi terjadi di Indonesia.

Sejak awal Desember, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tidak mendapatkan laporan akan adanya kasus gagal ginjal.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan bahwa obat penurun panas bermerek Praxion menyebabkan korban meninggal dunia.

Baca Juga: Kontroversial! Ketut Sumedana: Bharada E Tak Seharusnya Jadi JC, Sosok Inilah Penguak Fakta Sebenarnya, Siapa?

Obat panas tersebut dapat dibeli bebas di apotik.

Dikutip AyoJakarta.com dari hops.id pada senin (3/2/2023) Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril mengungkapkan bahwa satu kasus konfirmasi gagal ginjal dialami oleh anak berusia 1 tahun.

“Satu kasus konfirmasi gagal ginjal merupakan anak berusia 1 tahun,” ungkapnya.

“anak tersebut mengalami demam pada tanggal 25 Januari 2023, dan diberikan obat sirup penurun demam yang dibeli di apotek dengan merk Praxion,” tambah Syahril.

Mohammad Syahril mengungkapkan bahwa pasien mengalami batuk, demam pilek dan tidak bisa buang air kecil pada tanggal 28 Januari.

Baca Juga: Arif Rachman Bantu Ferdy Sambo dalam Kasus Pembunuhan, Jaksa Sindir Pedas Pledoinya Soal Kejujuran

“Lalu pasien dibawa ke Puskesmas Pasar Rebo, Jakarta Timur, untuk mendapatkan pemeriksaan,” ungkapnya.

“Pasien kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Adhyaksa pada tanggal 31 Januari,” tambahnya.

Pihak Rumah Sakit Adhyaksa kemudian merujuk pasien ke RSCM karena ada gejala GGAPA, namun pihak keluarga menolak dan meminta pasien untuk pulang ke rumah.

“Pada tanggal 1 Februari, orang tua membawa pasien ke RS Polri dan mendapatkan perawatan di ruang IGD, dan pasien sudah mulai buang air kecil,” kata Jubir Kemenkes.

Pihak RS Polri kemudian merujuk pasien ke RSCM guna mendapatkan perawatan intensif dan terapi fomopizole.

“Namun, 3 jam setelah mendapatkan perawatan di RSCM pada pukul 23.00 WIB pasien dinyatakan meninggal dunia,” ucap Syahril.

Baca Juga: Profesor Ini Tegas Bela Richard Eliezer: Pangkat Rendah Bongkar Kasus Besar di Lembaga Terhormat

Sebelumnya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan daftar obat penurun panas yang aman untuk dikonsumsi.

Terdapat 508 obat sirup penurun panas dari 49 industri farmasi yang aman untuk dikonsumsi.

Sedangkan obat merek Praxion termasuk ke dalam obat yang telah memenuhi ketentuan sehingga layak untuk dikonsumsi.

Baca Juga: 5 Alasan 122 Akademisi Ajukan Diri Jadi Amicus Curiae Bela Richard Eliezer: Ada Penyalahgunaan Kekuasaan

Kementerian Kesehatan akan mengeluarkan surat kewaspadaan kepada seluruh Dinas Kesehatan, Fasilitas pelayanan kesehatan dan Organisasi Profesi Kesehatan terkait dengan kewaspadaan tanda klinis GGAPA dan penggunaan obat sirup merek Praxion.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan perintah untuk pemberhentian produksi obat tersebut dan melakukan penarikan produk-produk tersebut dari industri obat.

Artikel ini sudah tayang di hops.id dengan judul Kronologi kasus baru gagal ginjal akut pada anak, Kemenkes: Meninggal akibat obat penurun panas Praxion.***

Reporter Guruh Mayka Putra
Editor Jinan Vania Barizky