AYOJAKARTA.COM – Pada dasarnya kolesterol tinggi dalam tubuh tidak menimbulkan gejala sama sekali.
Gejala akan terlihat jika kadar kolesterol sudah menyumbat dan merusak organ tertentu sehingga penyakitnya menjadi parah, misalnya menyumbat area otak menyebabkan stroke.
Sebenarnya ada gejala-gejala kecil yang bisa menjadi indikasi kadar kolesterol mulai melampau tinggi dalam tubuh, apa saja?
Ada beberapa gejala yang bisa menjadi indikasi kolesterol tinggi, berikut daftarnya seperti dikutip AyoJakarta.com melalui YouTube Emasuperr.
Baca Juga: Waspada, Kadar Kolesterol dapat Terlihat dari Kuku Kaki, Pernah Cek?
1. Terasa tegang di area leher bahkan sampai rahang
Gejala ini bisa menimbulkan nyeri yang tidak nyaman, serta bisa merembet ke area bagian bahu hingga area dada.
Biasanya ini menjadi salah satu gejala adanya penyumbatan pembuluh darah akibat kolesterol tinggi pada area jantung.
Jika merasa tegang di area leher hingga rahang setelah mengkonsumsi makanan berkolesterol tinggi seperti seafood, santan berlemak, kikil, daging sapi, maka perlu diwaspadai merupakan gejala kolesterol terlalu tinggi.
2. Kram pada kaki
Bila terjadi kram atau nyeri secara mendadak, misalnya saat sedang tidur terbangun karena kaki terasa sakit bisa jadi menjadi gejala dari peripheral artery disease.
Atau adanya penyumbatan akibat kolesterol terlalu tinggi pada pembuluh darah di area kaki, karena jika ada sumbatan akibat kolesterol yang tinggi.
Maka bisa menutup aliran oksigen, aliran nutrisi yang menyebabkan perasaan kram tiba-tiba bahkan nyeri tiba-tiba di malam hari.
Baca Juga: Tanda Kolesterol Tinggi Bisa Dilihat pada Kaki, Angkat dan Lihat Warna Kulitnya!
3. Benjolan kuning di area kulit atau xanthelasma
Yakni merupakan gejala penumpukan deposit kolesterol di area kulit, biasanya muncul benjolan kekuningan di area sudut mata, area sekitar mata.
Apalagi jika kelebihan berat badan, merokok, diabetes, punya tekanan darah tinggi, munculnya xanthelasma harus diwaspadai sebagai kadar kolesterol tinggi.
4. Arcus senilis (lingkaran putih di mata)
Awalnya cincin keputihan ini hanya muncul di area atas maupun di area bawah kornea mata, namun jika dibiarkan akan melingkar membuat warna mata menjadi berbeda.
Arcus senilis ini paling sering muncul pada usia sekitar 50 tahun ke atas, yang menjadi indikasi adanya kolesterol tinggi pada tubuh.
Baca Juga: Bukan dengan Makanan, Ternyata Begini Cara Menurunkan Kolesterol Jahat yang Perlu Anda Ketahui!
5. Nyeri di area punggung belakang
Beberapa penelitian mengkonfirmasi bahwa adanya nyeri punggung area bawah bisa disebabkan karena penumpukan kolesterol yang terlalu tinggi pada tubuh.
6. Penumpukan lemak di area perut
Kolesterol yang tidak dapat diproses oleh tubuh maka lama kelamaan bisa mengendap menjadi lemak, dan jika lemak tidak dikeluarkan akhirnya mengendap di area perut, paha, lengan, atau pinggul.
7. Pembengkakan pada kaki dan warna kuning pada tubuh
Kolesterol tinggi bisa menyebabkan masalah pada hati. Hati penting untuk membuang kolesterol berlebihan dalam tubuh.
Ketika hati tidak mampu lagi membuang kolesterol berlebihan tersebut, maka akan menyebabkan gejala hati berlemak, yang mana salah satunya adalah kaki yang bengkak dan warna kekuningan pada tubuh.
8. Nyeri di perut kanan atas
Jika hati gagal mengeluarkan kolesterol, maka kolesterol bisa memadat, bentuk kristal-kristal batu empedu pada area tubuh. Gejala dari batu empedu salah satunya adalah nyeri di perut kanan.
9. Gampang stress
Penelitian menyebutkan bahwa tingkat stress seseorang bisa berhubungan dengan kadar kolesterol yang tinggi.
Hal ini dikarenakan jika sedang stress biasanya akan terpancing untuk makan makanan yang tidak sehat.
Selain itu, saat tubuh stress akan menghasilkan hormon kortisol, dimana kortisol ini meningkatkan kadar kolesterol secara signifikan pada tubuh.***