Sport

Viral! Tanggapan Kontroversial Gitasav Tentang Piala Dunia 2022 Qatar Trending Berhari-hari

Oleh: Awit Wiarni Senin 28 Nov 2022, 13:09 WIB
Viral! Tanggapan Kontroversial Gitasav Tentang Qatar Trending Berhari-hari

AYOJAKARTA.COM – Gita Savitri alias Gitasav kembali menjadi trending topic di Twitter pada 26-28 November 2022 akibat opininya tentang pose tutup mulut timnas Jerman pada Piala Dunia 2022.

Sebelumnya Gitasav pernah juga menjadi trending di Twitter karena keputusannya dan suami untuk menganut child free, gaya berhijabnya, dan juga komentar pedasnya menanggapi netizen.

Trending kali ini bermula ketika seseorang bertanya kepada Gitasav tentang opininya terhadap timnas Jerman yang berpose menutup mulut saat berfoto sebelum memulai pertandingan di Piala Dunia 2022.

Baca Juga: Menarik! 4 Terdakwa Perintangan Penyidikan Jadi Saksi Persidangan Pembunuhan Berencana Yosua, Ini Daftarnya!

“Git pendapat timnas Jerman foto tutup mulut sebelum pertandingan?” ketik salah satu followersnya di kotak pertanyaan.

Pertanyaan ini timbul karena Gitasav merupakan influencer berkebangsaan Indonesia yang tinggal di Jerman. Gitasav menjawab dalam story Instagramnya dengan mengkritisi LGBT, Qatar, dan juga FIFA.

“Di satu sisi kaya pencitraan ya? Seharusnya kamu bisa melakukan yang lebih baik dari sekadar itu. Di sisi lain phobia LGBT benar-benar mengakibatkan konsekuensi di dunia nyata,” ketik Gitasav.

“Orang-orang kehilangan hak dan hidupnya karena gender dan perbedaan jenis kelaminnya. Jadi lebih baik bersikap seperti itu daripada tidak bicara sama sekali,” ketik Gitasav.

Baca Juga: Istimewa! Sumbang Rp 500 Juta untuk Korban Gempa Cianjur, Rizky Billar dan Lesti Kejora Tidak Terekspos Media

“FIFA itu korup dan Qatar menjustifikasi homophobia dengan slogan ‘ini adalah budaya negara kami’ itu engga banget,” ketik Gitasav.

Gitasav mengaku sudah lama tidak menggunakan Twitter, namun demikian dirinya sering menjadi perbincangan oleh pengguna Twitter hingga trending.

Kemudian Gitasav melakukan klarifikasi pernyataannya dengan mengunggah video pada kanal YouTube Gita Savitri Dewi, tapi dirinya menonaktifkan kolom komentar.

Dalam videonya tersebut Gitasav menyinggung tentang pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh Qatar terhadap para pekerja asing.

Baca Juga: Bahaya Sesar Cimandiri yang Mengharuskan Masyarakat Bedol Desa ke Tempat Lebih Aman

Menurutnya sangat aneh ketika Qatar menentang LGBT tapi masih melakukan hal lain yang mana juga tidak sesuai dengan ajaran agama Islam.

Gitasav memiliki logika bahwa larangan LGBT yang dilakukan oleh Qatar dengan slogan ‘itu bukan budaya Qatar’ maka itu sama saja apabila ada orang Jerman yang melarang dirinya untuk tidak memakai jilbab di Jerman karena bukan budaya negaranya.

Sebagai seorang muslim yang menjadi minoritas di Jerman, Gitasav menyadari bahwa minoritas muslim seringkali mendapat perlakukan tidak adil di negara lain dan mendapat perlakuan yang rasis.

Ia sangat menyayangkan akan hal ini, oleh karena itu ia tidak setuju apabila kaum muslim melakukan hal yang sama terhadap warga negara barat.

Baca Juga: Tak Harus Polisi, Kamaruddin Simanjuntak Sarankan Ferdy Sambo Bisa Beralih Profesi Jadi Ini!

Menurutnya, seharusnya kaum muslim Timur Tengah seperti Qatar mengetahui betul bahwa diperlakukan secara rasis tidaklah membuat nyaman, jadi lebih baik Qatar tidak membalas perlakuan buruk itu kepada orang lain.

“Gue ngga merasa gua harus manaruh hormat terhadap budaya yang mendiskriminasi orang lain dan gue ngga merasa melihat itu sebagai budaya. Kebencian terhadap grup lain itu adalah pelanggaran hak asasi manusia,” ucap Gitasav dalam videonya.***

Reporter Awit Wiarni
Editor Vincensia Enggar Larasati