Sport

ASEAN Para Games Filipina Batal, Begini Tanggapan Kemenpora

Oleh: Admin Senin 11 Mei 2020, 07:48 WIB
Logo ASEAN Para Games 2020 (dok)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Pemerintah Filipina akhirnya resmi membatalkan ASEAN Para Games 2020 yang sedianya digelar pada 3-9 Oktober 2020. Keputusan tersebut diambil karena Filipina ingin fokus pada penanganan pandemi Covid-19 di negara mereka.

Keputusan tersebut disampaikan oleh Presiden ASEAN Para Sports Federation (APSF) Osoth Bavilai kepada Komite Paralimpiade Nasional (NOC) negara-negara Asia Tenggara melalui surat edaran resmi bernomor APSF 2020/070 tertanggal 8 Mei 2020.

Keputusan itu pun mendapat respons dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora)  Zainudin Amali. Dia mengatakan sudah mendapatkan pemberitahuan dari Filipina sebagai penyelenggara  APG 2020, bahwa APG yang rencananya akan dilaksanakan pada tahun 2020 ini ternyata dibatalkan.

“Awalnya seusai dengan jadwal akan diselenggarakan pada bulan Januari pada tahun 2020, kemudian mundur menjadi bulan Maret 2020 dan ternyata pemberitahuan terakhir bukan mundur, tetapi dibatalkan," ujar Menpora dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Minggu (10/5/2020).

AYO BACA : Resmi, ASEAN Para Games Filipina Ditunda karena Wabah Corona

Keputusan itu diambil Presiden ASEAN Para Sports Federation (APSF) Osoth Bavilai kepada Komite Paralimpiade Nasional (NOC) negara-negara Asia Tenggara melalui surat edaran resmi bernomor APSF 2020/070 tertanggal 8 Mei 2020.

Padahal, Menpora mengatakan, Indonesia sudah mempersiapkan atlet-atlet dengan luar biasa. Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Solo dan para atlet yang di bawa kordinasi  NPC Indonesia sudah bersiap sejak jauh-jauh hari dan kita punya target besar untuk APG.  Sebagaimana APG sebelumnya, Indonesia mempunyai target juara umum. 

"Tapi apa boleh buat kita tidak bisa berkata apa-apa karena yang membatalkan dari pihak Filipina sebagai penyelenggara APG. Kita paham karena suasana di mana pun  tentang pandemi corona ini sama dengan di negeri kita dan begitu juga di Filipina mengalami hal yang sama. Dan tentu negara-negara ASEAN juga mengalami hal ini," ujarnya.

"Maka sekali lagi, kita memaklumi hal ini, walaupun saya tahu, atlet kita pasti ada kekecewaan karena persiapan mereka luar biasa dan harapan untuk menjadi juara umum sangat besar tapi apa boleh buat harus kita terima," ucapnya.

AYO BACA : Resmi, Filipina Batalkan ASEAN Para Games 2020

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono