Sport

DBL Academy Hadirkan Basketball Clinic Pertama di Kepulauan Seribu

Oleh: Birny Birdieni Sabtu 07 Feb 2026, 12:37 WIB
DBL Indonesia melalui DBL Academy menggelar Basketball Clinic sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan pengalaman dan atmosfer basket DBL ke wilayah yang selama ini belum tersentuh agenda liga basket pelajar. (Dok DBL Indonesia)

AYOJAKARTA.COM-- DBL Indonesia melalui DBL Academy menggelar Basketball Clinic sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan pengalaman dan atmosfer basket DBL ke wilayah yang selama ini belum tersentuh agenda liga basket pelajar.

Salah satu wilayah tersebut adalah Kepulauan Seribu, yang secara geografis memiliki keterbatasan akses terhadap kegiatan pembinaan basket berskala besar.

"Kami percaya bahwa melalui kegiatan ini, kami dapat menjangkau lebih banyak pelajar di Kepulauan Seribu dan mendorong mereka untuk mengembangkan minat dalam olahraga basket," Director DBL Academy, Dimaz Muharri dikutip Sabtu, 7 Februari 2026.

Berkolaborasi dengan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, Basketball Clinic Kepulauan Seribu dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026, bertempat di SMAN 69 Jakarta.

Baca Juga: Kolaborasi Bersama JagaJakartaBersih, ASN, PJLP, TA dan Warga Kerja Bakti Massal di Seluruh Wilayah Ibu Kota Besok Mulai Pukul 07.00 WIB

Kegiatan ini menjadi yang pertama digelar secara khusus untuk pelajar SMP dan SMA di Kepulauan Seribu. Seluruh rangkaian kegiatan dipimpin langsung oleh jajaran pelatih DBL Academy, termasuk Basketball Director DBL Academy, Dimaz Muharri.

Basketball Clinic dimulai pukul 10.00 WIB dan diikuti sekitar 40 peserta putra dan putri. Peserta terdiri dari 20 siswa SMAN 69 Jakarta dan 20 siswa SMPN 113 Jakarta.

“Kurang lebih ada 40 peserta, cowok dan cewek. Karena kita lihat semuanya masih basic, jadi hari ini kita kasih yang fundamental basket banget,” jelasnya.

Materi latihan difokuskan pada fundamental permainan basket, mulai dari basic dribble, basic passing, basic shooting, hingga layup.

Baca Juga: Curhatan Putri Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Pasca Orang Tuanya Bercerai: Sebelum Keluargaku Berantakan, Aku Sudah...

Pemilihan materi tersebut disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan peserta setelah pelatih melakukan observasi langsung di lapangan.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan, meski berlangsung di bawah cuaca yang cukup terik. Minimnya agenda basket sebelumnya di wilayah Kepulauan Seribu membuat kehadiran Basketball Clinic ini terasa sangat dinantikan oleh para pelajar.

“Cukup kaget sih. Cuaca lagi panas-panasnya, tapi mereka sangat excited. Mungkin karena pertama kali Basketball Clinic ke sini, jadi mereka nggak malu-malu walaupun belum bisa basket,” ungkap Dimaz.

Baca Juga: Link Live Streaming Persija Jakarta vs Arema di Super League 2025/2026 Besok 8 Februari 2026, Kick Off Jam 19.00 WIB

Coach Dimaz mencontohkan kisah Muhammad Haikal Malik asal Bengkulu, yang berawal dari ajang Basketball Clinic hingga akhirnya berkesempatan mengikuti DBL Camp dan bahkan menembus DBL Indonesia All-Star.

"Dia nggak ikut DBL liga, tapi ketemu di event Basketball Clinic. Dari situ, akhirnya dia ikut program DBL Play Road to DBL Camp musim lalu, dan akhirnya berangkat ke Amerika sebagai DBL All-Star, kenangnya.

Dengan adanya Basketball Clinic ini, DBL Academy berharap dapat menumbuhkan minat dan budaya latihan yang berkelanjutan dalam olahraga basket, sehingga dapat melahirkan pemain-pemain yang mampu bertanding di tingkat lebih tinggi.

Baca Juga: Warga Ramai Keluhkan Bau Menyengat Sekitar RDF Plant Rorotan, DLH DKI Jakarta Ngaku Bingung

Melalui kegiatan ini, DBL Academy berharap wilayah yang jarang tersentuh agenda basket dapat membuka peluang lahirnya talenta-talenta potensial.

Basketball Clinic menjadi pintu awal bagi para pelajar untuk mengenal basket lebih jauh dan berani bermimpi melangkah ke level yang lebih tinggi.

Reporter Birny Birdieni
Editor Birny Birdieni