AYOJAKARTA.COM - Warga di sekitar RDF Plant Rorotan, Jakarta Utara, kembali mengeluhkan bau menyengat yang tercium dalam beberapa hari terakhir.
Aroma tidak sedap itu tentunya dinilai mengganggu kenyamanan serta aktivitas sehari-hari masyarakat.
Bahkan, beberapa warga mengaku mengalami sakit yang diduga disebabkan bau menyengat tersebut.
Terkait hal ini, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta justru mengaku bingung dengan sumber bau yang dikeluhkan warga.
Kebingungan muncul karena lokasi RDF Plan Rorotan dinilai berada di wilayah yang luas dan jauh dari kepadatan warga.
"Itu (RDF Rorotan) karena memang sangat-sangat open space ya di mana RDF Rorotan itu, kadang kami pun bingung, kalau ada aduan bau. Ini baunya dari mana?" ujar Kepala DLH DKI Jakarta Asep Kuswanto.
Ia mengaku persoalan bau sampah ini memang menjadi tantangan bagi pihaknya.
Banyak faktor lingkungan yang memang berpotensi menyebabkan bau tersebut muncul.
Baca Juga: Penuh Endapan Lumpur, Normalisasi Jalan Petamburan Jakpus Ditargetkan Rampung April 2026
Di sisi lain, Kepala Unit Pengelolaan Sampah Terpadu (UPST) DLH DKI Jakarta Agung Pujo Winarko mengatakan, pihaknya punya tim khusus untuk menindaklanjuti setiap aduan bau yang datang dari warga.
Tim nantinya akan turun langsung untuk mengidentifikasi titik sumber bau berdasarkan karakteristik aroma maupun hasil pemantauan alat.
"Kalau memang bau, kadang juga enggak bau, gitu. Nah ketika bau, dia akan mendeteksi kira-kira ini bau dari mana," kata Agung.
Sebagai informasi, potensi bau di area RDF Plant Rorotan sendiri bisa berasal dari berbagai sumber.
Baca Juga: Selain Pacitan, Ini Daftar Wilayah yang Masuk dalam Risiko Gempa Megathrust Tinggi di Indonesia
Mulai dari bunker sampah, produk RDF, gudang residu, hingga instalasi pengolahan air lindi.
Hal ini belum termasuk bau dari FGP dan dari asap.
Namun Agung memastikan jika bau yang muncul itu bukan berasal dari operasional pengelolaan sampah tersebut.***

Share this article
DLH DKI Jakarta mengaku bingung dengan sumber bau yang dikeluhkan, karena lokasi dinilai berada di wilayah yang luas dan jauh dari kepadatan warga.