Sport

Temui Presiden FIFA Lagi, Ini yang Erick Thohir Bawa untuk Harapan Sepak Bola Indonesia, Apa Itu?

Oleh: Desta Nurwati Siamyah Rabu 05 Apr 2023, 11:51 WIB
Presiden FIFA dan Erick Thohir

AYOJAKARTA.COM - Ketua Umum PSSI Erick Thohir kembali menemui Presiden FIFA demi Indonesia dapat menggantikan Peru.

FIFA sebelumnya mencabut resmi Peru sebagai status tuan rumah Piala Dunia U-17 yang dijadwalkan pada tanggal 10 November hingga 2 Desember 2023.

Diketahui Erick Thohir mendatangi presiden FIFA dengan membawa Blueprint Transformasi Sepak Bola.

Baca Juga: Wajib Tahu! Hukum Mencicipi Masakan ketika Puasa, Ini Kata Buya Yahya: Boleh, Asalkan…

Dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube KOMPASTV, diketahui bahwa Erick Thohir kembali membawa Blueprint Transformasi Sepak Bola ke FIFA.

FIFA mencabut resmi status tuan rumah Peru yang sebelumnya akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17.

Hal ini lantas membuat Ketua Umum PSSI yakni Erick Thohir kembali menemui FIFA dengan membawa Blueprint Transformasi Sepak Bola.

Erick Thohir melakukan hal tersebut dikarenakan berharap Indonesia bisa menggantikan Peru.

Baca Juga: Menhub Budi Karya Sumadi : 5 Titik Krusial Darat, Bandara dan Pelabuhan Jelang Lebaran 2023, di Mana Saja?

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga mengatakan bahwa FIFA bisa memilih target yang jelas.

"Gak muluk-muluk, tapi ada timeline, target jelas, karena FIFA tau mana yang muluk-muluk, mana yang gak mungkin dilakukan, mana yang main-main," ujar Arya Sinulingga.

Diketahui Erick Thohir sudah menyiapkan proposal Garuda Emas bersama semua tim untuk diberikan kepada FIFA.

Baca Juga: KUR BRI 2023 Tidak Bisa Cair 100 Persen dan Pinjaman Tidak Bisa Diambil Semua? Bagini Penjelasannya

"Sehingga target kita itu sekarang, jadi kemarin Pak Erick bersama-sama semua tim menyiapkan proposal yang namanya 'Garuda Emas' itu," ungkap Arya Sinulingga.

Disampaikan jika tanpa proposal Garuda Emas, akan sulit untuk meyakinkan FIFA bahwa Indonesia memang serius melakukan Transformasi.

"Itu yang kita sodorkan ke FIFA, moga-moga FIFA lihat bahwa kita Indonesia memang serius melakukan transformasi, karena kalau tanpa itu kita susah mba," tutur Arya Sinulingga.***

Reporter Desta Nurwati Siamyah
Editor Jinan Vania Barizky